4 Pemain Kunci Bhayangkara FC yang Dapat Membahayakan Bali United di BRI Liga 1: King Eze Cari Pelampiasan

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 23 Okt 2021, 08:45 WIB
Diperbarui 23 Okt 2021, 08:45 WIB
Bhayangkara FC - Renan Silva, Ezechiel N'Douassel
Bhayangkara FC - Renan Silva, Ezechiel N'Douassel (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Sleman - Bhayangkara FC bertekad kembali ke jalur kemenangan. Bali United perlu mewaspadai kans kebangkitan dari tim berjuluk The Guardian itu.

Bhayangkara FC akan berhadapan dengan Bali United pada pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/2021).

Bhayangkara FC baru merasakan kekalahan pertamanya di musim ini. The Guardian ditekuk Persib Bandung 0-1 pada pekan ketujuh BRI Liga 1.

Kekalahan itu membuat Bhayangkara FC kehilangan status sebagai pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1 setelah direbut oleh PSIS Semarang.

Sementara itu, tren Bali United makin menurun. Seusai meraih hasil seri dalam dua partai beruntun, tim dengan sebutan lain Serdadu Tridatu itu tumbang 1-2 di tangan PSM Makassar.

Kemenangan atas Bali United nantinya dapat mengembalikan atribut Bhayangkara FC sebagai penguasa persaingan BRI Liga 1. The Guardian punya empat pemain yang dapat membahayakan Serdadu Tridatu. Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya. 

2 dari 5 halaman

Ezechiel N'Douassel

Foto: Teja Paku Alam Gagalkan Penalti Mantan, Persib Bandung Kalahkan Pemuncak Klasemen BRI Liga 1
Pemain Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouassel (kanan) berusaha melewati pemain Persib Bandung dalam laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ezechiel N'Douassel mencari pelampiasan. Setelah mandul ketika kalah dari Persib, striker berusia 33 tahun itu mengincar gawang Bali United.

N'Douassel masih berstatus sebagai top scorer sementara BRI Liga 1 dengan enam gol. Penyerang asal Chad itu menjadi ancaman terbesar bagi Bali United.

N'Douassel dapat memanfaatkan keretakan lini belakang Bali United. Sebelumnya, dua pemain Serdadu Tridatu, Wawan Hendrawan dan Willian Pacheco nyaris baku hantam ketika kalah 1-2 dari PSM.

3 dari 5 halaman

Renan Silva

BRI Liga 1: Bhayangkara FC melawan Persik Kediri
Selebrasi Renan Silva bersama pemain Bhayangkara FC lainnya usai mencetak gol ke gawang Persik Kediri pada laga pekan kelima BRI Liga 1 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bali United juga perlu mewaspdai Renan Silva. Pemain asal Brasil itu menjadi motor permainan Bhayangkara FC.

Di musim ini, peran Renan sedikit berubah. Pemain berusia 32 tahun itu memainkan posisi sebagai winger kanan alih-alih gelandang serang.

Peran ini membuat Renan lebih leluasa dalam bermain. Pemain terbaik Liga 1 2019 itu bisa menusuk dari sisi sayap selain dari lini tengah.

4 dari 5 halaman

Anderson Salles

Liga 1 2019 : Bhayangkara FC Vs Perseru Badak Lampung FC
Bek Bhayangkara FC, Anderson Salles, mengontrol bola saat melawan Perseru Badak Lampung FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (16/8). Bhayangkara FC takluk 0-1 dari Badak Lampung FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Anderson Salles tidak hanya tangguh dalam bertahan. Pemain Bhayangkara FC itu juga produktif sebagai bek.

Salles mencetak tujuh gol untuk Bhayangkara FC pada 2019. Mayoritas gol dari palang pintu asal Brasil itu berasal dari bola mati.

Salles adalah eksekutor tendangan bebas yang mematikan. Bali United pantang membuat pelanggaran di daerah sendiri jika tidak mau dihukum oleh pemain berusia 33 tahun itu.

5 dari 5 halaman

Awan Setho

BRI Liga 1 2021: Bhayangkara FC vs Persik Kediri
Kiper Bhayangkara FC, Awan Setho saat melawan Persik Kediri dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Bhayangkara FC menang 2-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Sama seperti N'Douassel, Awan Setho juga membutuhkan panggung untuk membayar kesalahan. Kiper Bhayangkara FC itu tampil buruk ketika kalah dari Persib.

Di luar penampilan mengecewakannya ketika melawan Persib, Awan Setho dikenal sebagai kiper tangguh. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu dapat membuat frustrasi Ilija Spasojevic dkk.

Di musim ini, Awan Setho telah bermain tujuh kali. Dari jumlah itu, bekas kiper Timnas Indonesia U-23 ini empat kali clean sheet dan lima kali kebobolan.

Lanjutkan Membaca ↓
Half Time Show: Timnas Indonesia Itu Oke, Tapi...