BRI Liga 1: 4 Fakta Menarik usai Arema FC Tekuk Persiraja, M. Rafli Sang Eksekutor Ulung

Oleh Iwan Setiawan pada 23 Okt 2021, 20:57 WIB
Diperbarui 23 Okt 2021, 20:57 WIB
Arema FC, Carlos Fortes
Striker Arema FC, Carlos Fortes (biru), saat berduel udara dalam laga kontra Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan kedelapan BRI Liga 1 2021/2022 yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/2021). Arema FC menang 2-0 dalam laga ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Arema FC berhasil memetik kemenangan 2-0 atas Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan BRI Liga 1, Sabtu (23/10/2021). Dua gol M. Rafli dan Carlos Fortes membuat tim berjuluk Singo Edan tersebut memetik tiga poin di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Arema FC terlihat lebih dominan di laga ini. Maklum, mereka sudah unggul materi pemain.

Secara mental, Arema juga lebih bagus karena berada di tren positif dan besaing di papan atas. Sementara Persiraja masih terpuruk di papan bawah.

Arema FC sudah unggul cepat di menit 3' lewat tendangan bebas M. Rafli. Fortes baru menggandakan keunggulan menit 55' memanfaatkan salah umpan gelandan Persiraja.

Dalam laga ini, terdapat beberapa fakta pertandingan Arema FC vs Persiraja Banda Aceh versi Bola.com. Berikut ini ulasannya:

 

2 dari 6 halaman

M. Rafli Jadi Eksekutor Jitu Arema

Arema FC, M. Rafli
Striker muda Arema FC, M. Rafli, berselebrasi setelah mencetak gol pertama Singo Edan ke gawang Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan kedelapan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/2021). Arema FC menang 2-0 dalam laga ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Untuk kali kedua, M. Rafli mencetak gol lewat tendangan bebas. Sebelumnya, pemain 22 tahun itu mencetak gol lewat tendangan bebas ke gawang Persela Lamongan. Saat melawan Persiraja, tendangan bebasnya dari jarak yang lebih jauh.

Ini jadi tanda jika Rafli bisa jadi eksekutor jitu bagi Arema. Karena musim ini, Arema sempat menyiapkan beberapa eksekutor.

Seperti Rizky Dwi Febrianto, Bagas Adi dan Dedik Setiawan. Namun, Rafli sepertinya punya akurasi lebih baik ketimbang para pemain tersebut. Terbukti selain tendangan bebas, dia juga dapat kepercayaan jadi eksekutor tendangan sudut.

 

3 dari 6 halaman

Berlanjutnya Produktifitas Fortes dan Cleansheet Maringa

Adilson Maringa, Arema FC
Kiper Arema FC, Adilson Maringa. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Ada dua hal yang berlanjut dari kemenangan Arema FC atas Persiraja. Yakni produktifitas Fortes dan cleansheet kiper Adilson Maringa. Fortes mencetak gol kelima dalam 4 laga beruntun.

Penyerang asal Portugal ini makin mantap bersaing dalam daftar top skorer sementara. Hanya saja dalam lag aini, Fortes tak punya banyak peluang. Tapi dia bisa memaksimalkan satu kesempatan menjadi gol.

Sementara Maringa konsisten tidak kebobolan dalam 5 laga terakhir. Sebuah catatan yang luar biasa. Kiper asal Brasil ini sempat melakukan penyelamatan gemilang di menit 29. Dia menggagalkan tendangan gelandang Persiraja, Vanja Markovic.

Dia masih bisa menepis bola yang mengarah ke sudut kiri. Tidak berlebihan jika dia jadi salah satu kiper terbaik di BRI Liga 1 2021.

 

4 dari 6 halaman

Keberuntungan Diego Michiels

BRI Liga 1 2021: Persipura Jayapura vs Arema FC
Pemain Arema FC, Diego Michiels saat melawan Persipura Jayapura dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Arema FC menang 1-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Kemenangan laga Persiraja jadi yang ke empat beruntun diraih Arema. Dan setiap kemenangan, ada satu pemain yang seakan membawa keberuntungan. Yakni Diego Michiels. Bek naturalisasi ini turun dengan Arema sejak pekan ke lima. Sejak itu pula Arema berhasil memetik nilai sempurna.

Padahal, beberapa kali Diego hanya turun sebagai pengganti. Tapi lawan Persiraja, dia tampil penuh. Sebab, Rizky Dwi yang jadi pilihan utama di sektor bek kanan absen karena akumulasi kartu. Diego sendiri sempat bercanda jika Arema FC butuh tenaganya untuk memenangkan pertandingan.

 

5 dari 6 halaman

Kartu Merah di Bench Shori Murata

BRI Liga 1 2021: Persela Lamongan vs Persiraja Banda Aceh
Pemain Persiraja Banda Aceh, Shori Murata (kiri) berebut bola dengan pemain Persela Lamongan, Akbar dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (28/9/2021). Persiraja kalah 0-1. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Ada sebuah momen wasit Sance Lawita mencabut kartu merah untuk pemain asing Persiraja, Shori Murata di menit 87'. Padahal waktu itu sang pemain sudah diganti dan berada di bench pemain. Shori dianggap melanggar aturan karena tidak memakai baju di bangku cadangan.

Dia melepas bajunya karena sudah diganti, namun tidak mengenakan rompi. Dalam regulasi, pemain yang melepas baju diganjar kartu kuning.

Tapi karena saat bermain dia sudah menerima kartu kuning, jadi wasit memberikan kartu kuning kedua plus kartu merah kepadanya. Sepertinya, Shori tidak sadar jika dia sudah melepas bajunya dan lupa memakai rompi. Itu terlihat dari raut wajahnya yang kebingungan ketika diusir wasit.

6 dari 6 halaman

Posisi Arema FC Saat Ini

Lanjutkan Membaca ↓
Pemain Naturalisasi Solusi Timnas Akhiri Kutukan Spesialis Nyaris Juara di Piala AFF?