Fun Fact BRI Liga 1: Satria Tama Tentang Kiper Idola dan Cerita Seru dalam Kariernya

Oleh Abdi Satria pada 26 Nov 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 26 Nov 2021, 13:00 WIB
FOTO: Persib Bandung sementara Unggul Telak 3-0 atas Persebaya Surabaya di Babak Pertama - Satria Tama
Kiper Persebaya Surabaya, Satria Tama (tengah) diusir wasit Agus Fauzan Arifin usai mendapat kartu merah dalam laga perempatfinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Kiper Persebaya Surabaya, Satria Tama mengungkap sosok pemain idolanya yakni mendiang Choirul Huda, legenda Persela Lamongan.

Di mata Satria Tama, almarhum bukan hanya kiper andalan Persela tapi juga kapten yang mengayomi seluruh pemain dengan ketegasan dan kewibawaannya.

"Kebetulan saya juga berposisi kiper. Almarhum adalah inspirasi dan anutan saya dalam berkarier sebagai kiper," ungkap Satria Tama.

Menurut Satria Tama, seorang kiper harus memiliki mental dan stamina yang baik.

"Beban seorang kiper berbeda dengan pemain di posisi lain. Satu kesalahan kecil saja akibatnya fatal buat tim. Itulah mengapa saya selalu berusaha terus menjaga konsetrasi saat tampil di lapangan. Serta stamina dengan menjaga pola makan dan istirahat teratur," kata Satria Tama.

Satria Tama termasuk kiper papan atas yang beredar di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air. Tapi, pria kelahiran Sidoarjo, 23 Januari 1997 ini belum merasakan atmosfer laga di BRI Liga 1 karena menjalani perawatan untuk menyembuhkan cedera lutut yang menimpanya saat Persebaya Surabaya berujicoba dengan Persela Lamongan, Juni silam.

2 dari 3 halaman

Cerita Unik

FOTO: 5 Pemain Jebolan Akademi Persebaya Surabaya di Piala Menpora 2021
Satria Tama - Penjaga gawang yang baru direkrut Bajul Ijo ini langsung menunjukan kualitasnya dan menjadi andalan di bawah mistar gawang. Sebelumnya, kiper kelahiran Sidoarjo ini pernah ditempa di Persebaya Junior. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Layaknya seorang pemain, Satria Tama juga menyimpan pengalaman unik saat tampil di lapangan hijau. Kejadian itu terjadi bukan pada kompetisi resmi.

Kala itu, Satria Tama bermain pada sebuah turnamen sepak bola kampung. Kebetulan lapangan sepakbola turnamen itu berdekatan dengan rumah warga yang beternak kambing. Alhasil, saat jeda pertandingan, kambing ternak itu masuk ke lapangan untuk memakan rumput.

"Pemain kedua tim terpaksa ramai-ramai menghalau kambing-kambing itu keluar lapangan agar kembali bisa bermain," tutur Satria Tama.

Sebagai kiper yang sudah berkiprah di kompetisi kasta tertinggi, Satria Tama juga membagikan kiatnya buat pemain muda.

"Terus fokus berlatih dan jangan pernah putus asa. Juga jangan lupa selalu berdoa," kata Satria Tama yang selalu menyempatkan diri menghubungi orangtua dan istri sebelum tampil bersama tim yang dibelanya ini.

3 dari 3 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Lanjutkan Membaca ↓
Pemain Naturalisasi Solusi Timnas Akhiri Kutukan Spesialis Nyaris Juara di Piala AFF?