Aji Santoso Angkat Bicara soal Keributan Pemain Persib dan Persebaya di BRI Liga 1

Oleh Aditya Wany pada 09 Des 2021, 10:20 WIB
Diperbarui 09 Des 2021, 10:20 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bola.com, Sleman - Kekalahan Persib Bandung dengan skor 0-3 dari Persebaya Surabaya menyisakan satu cerita. Terdapat friksi antarpemain yang menghiasi duel pekan ke-16 BRI Liga 1 2021/2022 itu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (8/12/2021) malam.

Keributan itu terjadi pada menit ke-43. Itu diawali oleh duel yang melibatkan gelandang Persib Marc Klok dengan winger Persebaya Bruno Moreira. Saat Bruno menguasai bola, Klok mengganggunya dan terlihat menendang kaki Bruno.

Wasit Steven Yubel Poli tidak menganggapnya sebagai pelanggaran. Tapi, Bruno sendiri mengeluh kesakitan akibat insiden itu. Klok mengambil alih bola dan sempat melepas tembakan yang tidak mengancam ke gawang Persebaya.

Bek kanan Persebaya Ady Setiawan kemudian terlihat emosi dan mendamprat Klok. Pelatih Persebaya, Aji Santoso, sangat menyayangkan sikap pemain Persib yang kurang menunjukkan sportivitas.

“Ini benar-benar disayangkan. Memang di peraturan tidak ada, tetapi kami bisa memberikan contoh ketika ada pemain Persib jatuh, kami membuang bola,” ucap Aji Santoso mengomentari insiden tersebut.

“Sangat disayangkan ketika tim kami terjatuh, mengalami sedikit sakit di lapangan, pemain Persib Bandung terus menjalankan permainan dan sampai terjadi shooting. Memang tidak ada di peraturan, tetapi fairplay dan fairness itu harus dijaga oleh setiap pemain,” imbuhnya.

2 dari 4 halaman

Adu Mulut

Foto: Gesekkan Antar Pemain, Persebaya Surabaya Akhirnya Libas Persib Bandung 3-0 di Pertandingan Pekan ke-16 BRI Liga 1
Hal ini mendapat reaksi keras dari pemain kedua tim yang kemudian melahirkan adu mulut. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Keributan ini membuat para pemain dari kedua kesebelasan saling mendorong dan adu mulut hingga menghentikan pertandingan selama sekitar tiga menit. Ada juga provokasi yang membuat situasi sulit terkendali.

Dua pemain dari masih-masing tim mendapat kartu kuning akibat insiden ini. Justru bukan Bruno dan Klok yang mulanya terlibat duel. Melainkan Achmad Jufriyanto dan Reva Adi Utama yang memang melakukan provokasi dan mendorong pemain lawan.

Terlepas dari keributan ini, duel antara Persib Bandung kontra Persebaya dijuluki sebagai Perang Dulur karena persaudaraan kedua klub. Hal itu tidak lepas dari hubungan baik bobotoh Persib dan Bonek yang melahirkan cerita positif.

Meski tampil sangat dominan dan memegang penuh kendali permainan, Persib tidak berhasil mencetak gol. Persebaya malah tidak membukukan tembakan sama sekali selama babak pertama. Situasi kemudian berbalik di babak kedua.

3 dari 4 halaman

Menyalip Arema

Foto: Gesekkan Antar Pemain, Persebaya Surabaya Akhirnya Libas Persib Bandung 3-0 di Pertandingan Pekan ke-16 BRI Liga 1
Pada masa injury time, Persebaya berhasil menambah lagi keunggulan menjadi 3-0 lewat gol Taisei Marukawa. Pemain asal Jepang itu mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Persebaya mencetak tiga gol yang disumbang oleh winger Bruno Moreira pada menit ke-70. Sedangkan dua gol lainnya diborong oleh winger Taisei Marukawa pada menit ke-58 dan injury time babak kedua.

Tim Bajul Ijo berhak mengemas poin penuh berkat kemenangan 3-0. Bajul Ijo untuk sementara menyalip Arema FC karena sama-sama mengoleksi 30 poin dan Persebaya unggul selisih gol. Namun, Arema belum memainkan laga pekan ke-16.

Sedangkan Persib masih harus puas menghuni posisi runner-up dengan 31 angka dan gagal menjaga jarak dengan Bhayangkara FC di puncak klasemen. Bhayangkara kukuh di atas dengan 36 poin.

4 dari 4 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Lanjutkan Membaca ↓