BRI Liga 1: Sempat Unggul Kemudian Dijegal Persikabo 1973, Penyakit Kronis Persik Kambuh Lagi

Oleh Gatot Susetyo pada 14 Jan 2022, 19:30 WIB
Diperbarui 14 Jan 2022, 19:30 WIB
Persik Kediri vs Persikabo 1973, BRI Liga 1 2021/2022
Duel antara Persik Kediri vs Persikabo 1973 dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (14/1/2022). Persik harus mengakui kekalahan 0-1 dari Persikabo 1973 dalam laga ini. (Bola.com/Nandang Permana)

Bola.com, Denpasar - Persik Kediri dijegal Persikabo 1973 dengan skor 1-2 pada laga pekan 19 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (14/1/2022).

Persik Kediri sempat membuka asa lewat gol yang dicetak pemain anyar yang direkrut dari PSS Sleman, Fitra Ridwan, pada menit ke-25.

Namun, Persikabo 1973 mampu comeback dengan dua gol yang dipersembahkan Alexandar Rakic pada menit ke-44 dan Dimas Drajad pada menit ke-83.

Jika diamati, durasi dua gol yang dicetak Laskar Padjadjaran terjadi pada pengujung babak pertama dan kedua. Ini menjadi sebuah bukti bahwa para pemain Persik memiliki penyakit kronis terkait fokus bermain pada menit-menit akhir setiap babak.

"Kami mengakui anak-anak masih punya kelemahan soal konsentrasi pada menit-menit akhir. Kami akan mengevaluasi apa penyebabnya," ujar Alfiat, asisten pelatih Persik Kediri yang menggantikan peran Javier Roca yang absen karena larangan mendampingi tim.

2 dari 4 halaman

Kurang Efektif

Persikabo 1973, Persik Kediri
Penyerang Persikabo 1973, Ciro Alves, berusaha melepaskan diri dari kawalan pemain Persik Kediri, Fitra Ridwan, dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (14/1/2022). (Bola.com/Nandang Permana)

Kondisi tersebut membuat Andy Setyo dkk. makin leluasa menguasai jalannya permainan dan banyak menekan Antoni Putro Nugroho dkk. pada babak kedua, terutama setelah Persik Kediri menarik keluar striker Youssef Ezzejjari yang digantikan oleh Septian Satria Bagaskara.

"Kami menarik Youssef karena dia kurang bermain efektif. Youssef juga jarang mendapatkan peluang karena ditekan oleh lawan. Makanya kami ganti dengan Bagas," ujar Alfiat.

Namun, sayangnya perubahan strategi dengan menarik keluar Youssef dan menggantinya dengan Septian Bagaskara tidak memberikan banyak pengaruh kepada permainan di lapangan. Persik tetap kesulitan untuk bisa mencetak gol tambahan.

3 dari 4 halaman

Titik Lemah

BRI Liga 1 - Persik Kediri Vs Persikabo 1973
BRI Liga 1 - Persik Kediri Vs Persikabo 1973 (Bola.com/Adreanus Titus)

Proses dua gol yang dicetak Laskar Padjadjaran memperlihatkan bagaimana sisi sayap pertahanan menjadi titik lemah Persik Kediri.

Bek sayap Macan Putih kerap terlambat mengantisipasi pergerakan sayap Persikabo 1973 dan kalah lari dengan Ciro Alves yang dengan mudah mengumpan di depan gawang.

"Ini menjadi catatan kami. Tanpa kehadiran tiga pemain inti, dua di antaranya pemain asing yang sangat berpengaruh pada permainan Persik," ucapnya.

Arthur Felix Silva dan Risna Prahalabenta yang selama ini menjadi benteng pertahanan Persik harus absen. Youssef Ezzejjari pun harus kehilangan sosok Dionatan Machado yang biasa menjadi pengumpan di lini serang.

4 dari 4 halaman

Posisi Persik di BRI Liga 1 Saat Ini

Lanjutkan Membaca ↓