5 Masalah MU yang Perlu Penanganan Musim Depan

Oleh Liputan6.com pada 20 Des 2017, 19:45 WIB
Romelu Lukaku

Jakarta Peluang juara Manchester United (MU) musim ini terbilang meragukan. Pasalnya, Setan Merah tertinggal jauh dari tetangga Manchester City yang masih memimpin klasemen. 

Memang benar saat ini tim berjuluk Red Devils tersebut masih duduk di urutan kedua klasemen Liga Inggris. Namun nyatanya, mereka berselisih 11 angka dari sang pemuncak klasemen, Manchester City.

Sepertinya sulit mengharapkan The Citizens tergelincir. Sebab faktanya dalam 18 pekan awal, cuma Everton yang mampu menahan imbang mereka.

Di sisi lain, dengan defisit 11 poin, jelas sangat sulit bagi MU untuk mengejar. Ini bisa jadi pelajaran bagi MU untuk musim depan. Beberapa hal pun wajib dibenahi jika ingin kembali memimpin race di klasemen Liga Inggris.

Berikut lima masalah yang wajib dibenahi MU untuk musim depan seperti dikutip Sportskeeda:

 

2 of 6

Bek Kiri

Marcos Rojo kurang memuaskan di posisi bek kiri.(AFP/Oli Scarff)

Sejak Patrice Evra cabut, bek kiri telah menjadi posisi bermasalah dalam skuat The Red Devils. Banyak pemain telah didatangkan tapi tidak ada yang menunjukkan tingkat konsistensi yang dibutuhkan untuk klub sekaliber United.

Dengan Luke Shaw, Matteo Darmian, Marcos Rojo, Daley Blind, Ashley Young di skuat, Jose Mourinho sebenarnya memiliki sejumlah besar pemain yang dapat menempati posisi tersebut. Tapi, tidak satupun dari mereka mampu mengunci tempat tersebut secara konsisten.

MU jelas membutuhkan seorang pemain bermental juara yang bisa mengembalikan performa yang dibutuhkan agar sesuai dengan ambisi klub. 

 

3 of 6

Bek Kanan

Antonio Valencia  (AFP/Paul Faith)

Meskipun Antonio Valencia adalah salah satu pemain terbaik tim, tapi usianya mulai senja. Dia akan berusia 33 tahun di awal musim depan dan tidak akan bertahan selamanya.

Pemain asal Ekuador itu punya kelincaham dan telah menerima pujian atas tingkat konsistensinya. Namun, MU tak punya cadangan yang bisa mengimbanginya.

MU butuh bek kanan musim panas mendatang yang bisa bermain sebagai back-up atau akhirnya menggantikan Antonio Valencia di tim.

 

4 of 6

Gelandang Serang

Juan Mata bermain lebih melebar sebagai gelandang serang. (Paul ELLIS / AFP)

Sempat menjanjikan pada awal musim, Henrikh Mkhitaryan telah kehilangan dukungan di Old Trafford dan berada dalam rekor buruk Jose Mourinho. Keduanya dikabarkan tak harmonis karena Mourinho memberikan kritik yang tajam lantaran si pemain tak bisa bertahan

Juan Mata adalah pemain lain yang bisa bermain sebagai No.10. Namun gelandang Spanyol itu telah dimainkan melebar di sisi kanan, hanyut dalam kesempatan.

Penghuni posisi saat ini, Jesse Lingard, berkinerja baik, namun pendukung masih tetap waspada terhadap tingkat konsistensi dan kemampuannya untuk tampil melawan klub-klub besar di Eropa. Oleh karena itu, Setan Merah membutuhkan playmaker berpengalaman dalam skuat.

 

5 of 6

Sayap

Marcos Rashford sering dimainkan sebagai sayap. (Paul ELLIS / AFP)

Ketiadaan pemain sayap asli di skuat telah sering meninggalkan lubang bagi Red Devils. Marcus Rashford dan Anthony Martial, yang notabene striker disulap untuk bermian di sayap kiri.

Hal ini sering membuat Antonio Valencia sendirian menyerang dari kanan bersama Mata atau Jesse Lingard. Ketidakseimbangan dalam serangan seperti itu perlu diperbaiki segera jika MU ingin menantang trofi utama.

 

6 of 6

Penyerang

Zlatan Ibrahimovic tak mungkin bisa terus diandalkan. (AFP/Paul Ellis)

Dengan Zlatan Ibrahimovic tidak mungkin untuk terus di Old Trafford setelah musim ini, kepergiannya akan membuat klub kekurangan pemain di depan. Anthony Martial dan Marcus Rashford kebanyakan tampil di sayap kiri, dan karenanya Manchester United perlu rekrut striker yang bisa tampil berduet atau sebagai back-up Romelu Lukaku.

Jose Mourinho akan mencari striker yang mampu memimpin lini depan, juga berbagi beban mencetak gol bersama Lukaku. Hal ini wajib dilakukan untuk bertahan jaga jarak ataupun mengejar rivalnya, Manchester City.

Eka Setiawan

Lanjutkan Membaca ↓