Bek Legenda Kritik Pertahanan MU

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 26 Feb 2018, 08:57 WIB
Gary Neville, Manchester United (MU)

Jakarta Pada musim 2017/2018, perbedaan kualitas antara Manchester City dan Manchester United (MU) terlihat begitu besar. Sejak paruh musim pertama, City sudah dianggap sebagai kandidat utama juara Liga Inggris.

Dalam beberapa tahun terakhir, level kualitas MU memang terus berada di bawah Manchester City. Sejak musim 2013/2014, posisi MU pada akhir musim pun selalu di bawah City. Terakhir kali mereka bisa mengungguli City adalah saat menjadi juara Liga Inggris 2012/2013.

Sejak itu, MU yang dulu begitu dominan justru berada di bawah bayang-bayang The Citizens. Musim ini pemandangan serupa kembali terlihat. Hingga pekan ke-27, City kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 16 poin atas MU.

Gary Neville yang menjadi bagian dari generasi sukses MU pun merasa miris dengan kondisi itu. Mantan pelatih Valencia tersebut pun mencoba untuk memberikan saran agar MU bisa menutup celah dengan City.

"Mengatakan untuk membeli pemain adalah hal yang mudah. Saya pikir pertahanan harus diperkuat. Tapi, terpenting adalah tim mulai terbentuk dari pemain yang sudah mereka dapatkan. Mereka punya sebagian besar skuat yang harus menantang Liga Inggris. Namun, mereka harus menjadi satu tim dan itu tugas Jose Mourinho," ungkap Neville, dilansir MEN Sport.

 

2 of 3

Desak Mourinho

Sevilla, Manchester United, Liga Champions
Jose Mourinho terus memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat melawan Sevilla pada laga 16 besar Liga Champions di Ramon Sanchez Pizjuan stadium, Seville, (21/2/2018). MU bermain Imbang 0-0 lawan Sevilla. (AP/Miguel Morenatti)

Perbedaan kualitas kedua tim tidak hanya terlihat di Liga Inggris, tapi juga di kompetisi lain. MU yang telah menghabiskan biaya hingga 349,4 juta euro sejak musim panas 2016 itu terlihat tertatih-tatih menghadapi persaingan di semua kompetisi.

Berbeda dengan City yang begitu perkasa. Sampai saat ini, mereka masih punya kans menjuarai tiga kompetisi. Bahkan, gelar perdana bisa didapat malam ini jika menaklukkan Arsenal pada final Piala Liga Inggris di Wembley Stadium, Minggu (25/2/2018).

"Apa yang harus ia (Mourinho) lakukan dari sekarang sampai akhir musim adalah membuat para pemain ini sebagai individu yang berbakat untuk menjadikan mereka sebagai sebuah tim. Ini bukan soal individu, ini soal bagaimana mereka melangkah," kata Neville.

 

3 of 3

Punya Modal

Menurut Neville, MU memiliki skuat yang dihuni para pemain-pemain berbakat. Mulai dari Romelu Lukaku, Marcus Rashford, Alexis Sanchez, Anthony Martial, hingga Juan Mata. Karenanya, tugas Mourinho untuk membentuk MU yang hebat tak akan begitu sulit.

"Masalahnya adalah bagaimana mereka bersatu sebagai starting XI utama di mana mereka bisa menjadi kelompok yang kuat. Saya ingin melihat kombinasi mana yang bisa bermain sebagai tiga penyerang, yang mana kombinasi dengan pemain nomor 10 dan striker bisa tampil bersama," tegas Neville.

Sumber: Liputan6.com

Lanjutkan Membaca ↓