Catatan di Balik Kegemilangan Liverpool

Oleh Jonathan Pandapotan Purba pada 23 Sep 2018, 19:00 WIB
Liverpool Vs Southampton

Liverpool - Liverpool tak bisa berhenti menang. The Reds terus-menerus meraih hasil sempurna pada awal musim ini.

Total, dari tujuh pertandingan yang telah dilalui, Mohamed Salah dan kawan-kawan menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Ini adalah start terbaik sepanjang sejarah klub yang bermarkas di Anfield tersebut.

Rinciannya, Liverpool meraih enam kemenangan di Liga Inggris dan satu di Liga Champions. Dari tujuh lawan yang ditaklukkan, dua di antaranya adalah tim besar Eropa. Mereka adalah Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain.

(PAUL ELLIS / AFP)

Ini tentu jadi modal yang bagus bagi Liverpool musim ini, khususnya di Liga Inggris. Seperti diketahui, The Reds begitu bernafsu memenangkan kompetisi tersebut. Terakhir kali Liverpool juara Liga Inggris terjadi pada 1989/1990.

Maka tak heran, harapan membumbung tinggi pada Sadio Mane dan kawan-kawan. Meski demikian, Manajer Jurgen Klopp tak ingin timnya besar kepala.

(AP Photo/Tim Ireland)

"Memenangi tujuh laga beruntun itu keren, namun tantangan akan semakin sulit. Kami punya empat hari untuk bersiap (tampil di Piala Liga) melawan Chelsea," ujar Klopp seperti dilansir Soccerway.

“Pelajaran yang relevan untuk ini dan setiap pertandingan adalah bahwa untuk menang di level ini, Liga Champions atau Liga Inggris, Anda harus memiliki mentalitas dan sikap yang tepat atau Anda kalah. Sesederhana itu."

"Anda tahu, sejauh ini kami telah melakukannya dengan baik. Tetapi perasaan positif seharusnya tidak membiarkan Anda untuk cepat puas,” Klopp menambahkan.

Sumber: Liputan6.com

2 of 3

Kunci Sukses

Keberhasilan Liverpool memiliki start sempurna musim ini tak lepas dari kinerja mereka di bursa transfer. Kedatangan Alisson Becker dan Naby Keïta memberikan The Reds tambahan tenaga di lini belakang dan tengah.

Khusus Alisson, kiper asal Brasil itu mampu memberikan Liverpool rasa aman, yang tak mereka dapatkan dari Simon Mignolet dan Loris Karius musim lalu. Nama terakhir bahkan dibuang ke Beşiktaş, gara-gara dua blunder fatal di final Liga Champions.

(AFP/Oli Scarff)

Alisson tak butuh waktu lama untuk menunjukkan mengapa ia pantas menjadi salah satu kiper termahal dunia. Kiper 25 tahun itu selalu jadi pilihan utama dalam tujuh pertandingan musim ini dan baru kebobolan empat gol.

Sementara Keita juga tak kalah penting. Eks pemain RB Leipzig itu memberikan mobilitas tinggi di lini tengah. Hal ini sedikit dirindukan Liverpool usai kepergian Philippe Coutinho.

(AP/David Davies)

Selain kedua nama itu, masih ada amunisi tambahan lain seperti Daniel Sturridge. Yang satu ini baru kembali setelah dipinjamkan ke West Brom. Ia pun langsung membuktikan ketajamannya sebagai ban serep dengan melesakkan dua gol dalam lima pertandingan.

Tak lupa masih ada Xherdan Shaqiri. Pemain asal Swiss itu sebenaryna baru satu kali jadi starter saat melawan Southampton. Namun, ia langsung membuktikan diri layak bermain di Anfield dengan performa gemilangnya. Shaqiri berperan pada dua gol dalam kemenangan 3-0 Liverpool atas Soton.

(JEFF KOWALSKY / AFP)

3 of 3

Konsisten Sampai Akhir Musim?

Pertanyaannya sekarang mampukah Liverpool mempertahankan performa ini sampai akhir musim? The Reds mungkin tak bisa menyapu bersih semua sisa laga dengan kemenangan dan ada kalanya mereka akan terpeleset.

Namun, gelar juara Liga Inggris tak boleh lepas lagi dari genggaman seperti yang terjadi pada 2013/2014. Dengan investasi besar-besaran dalam dua musim terakhir, maka wajar jika fans berharap rasa lapar mereka akan gelar juara Liga Inggris terpuaskan.

Saksikan video menarik di bawah ini: 

Lanjutkan Membaca ↓