8 Konflik Jose Mourinho di Manchester United pada Musim Ini

Oleh Muhammad Ivan Rida pada 01 Okt 2018, 10:11 WIB
Diperbarui 01 Okt 2018, 10:11 WIB
Jose Mourinho dan Paul Pogba
Hubungan manajer Manchester United, Jose Mourinho, dan Paul Pogba dikabarkan mulai renggang. (AFP/Ian Kington)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho kembali menjadi perbincangan saat ini. Manajer Manchester United itu sulit mengantarkan timnya tampil baik sepanjang musim 2018-2019.

Pada tiga pertandingan terakhir di berbagai kompetisi, Manchester United tidak sekalipun meraih kemenangan. Bahkan, mereka takluk 1-3 ketika bersua West Ham United, pada laga lanjutan Premier League, di Stadion London, Sabtu (29/9/2018).

Rentetan hasil negatif membuat Manchester United terpuruk ke peringkat dengan torehan 10 poin. Setan Merah terpaut sembilan angka dari sang pemuncak klasemen sementara, yakni Manchester City.

Selain performa, Mourinho juga mengalami persoalan internal di Manchester United. Media-media Inggris menyebut, The Special One tengah bersitegang dengan sejumlah anak-anak asuhnya, termasuk Paul Pogba.

Sejumlah penggawa Manchester United kabarnya tidak kerasan dengan gaya melatih Mourinho. Suasana yang kian memanas lantas membuat sang manajer dispekulasikan bakal angkat kaki dalam waktu dekat.

Kisruh yang melibatkan Mourinho dan Manchester United bukan kali ini saja terjadi pada musim ini. Setidaknya, sang manajer telah delapan kali memantik perang kecil dengan pihak manajemen dan anak-anak asuhnya.

Dikutip dari BBC, berikut ini adalah delapan konflik Jose Mourinho dengan berbagai elemen Manchester United musim ini.

 

2 dari 9 halaman

Mourinho Dalam Tur Pramusim

Ketika menjalani tur pramusim di Amerika Serikat, Juli 2018, Mourinho kerap kali mengungkapkan kekecewaannya karena tak bisa memainkan pemain inti yang menjalani masa libur.

Ketika itu, Mourinho mengeluhkan penampilan para pemain Manchester United yang dinilai tidak pantas untuk dilihat.

"Atmosfernya bagus. Namun, bila saya menjadi para suporter, saya tidak akan datang. Saya tidak akan menghabiskan uang saya untuk melihat tim seperti ini," ujar Mourinho, 29 Juli 2018.

 

3 dari 9 halaman

Mourinho Sindir Ed Woodward

Mourinho sempat menyiapkan lima nama dan berharap mendapatkan dua pemain baru dari daftar tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, sang manajer justru ragu akan ada dua pemain tambahan dari sang pemiliki klub, yakni Ed Woodward.

"Oke, saya ingin punya dua pemain lagi. Beberapa bulan lalu, saya sudah memberikan daftar lima pemain incaran. Kini, saya tidak yakin bisa mendapat dua pemain baru. Saya hanya bisa menunggu apakah bisa mendapat salah satu pemain atau tidak sama sekali," ujar Mourinho, 29 Juli 2018.

 

4 dari 9 halaman

Sikap Ed Woodward Buat Mourinho Kembali Geram

Manchester United menggaet tiga pemain pada bursa transfer musim panas 2018. Namun, Mourinho merasa skuatnya tidak mengalami perubahan yang signifikan karena gagal mendatangkan bek tengah. Mourinho geram dan kembali menyindir Ed Woodward.

"Ini akan menjadi musim yang sulit bagi semuanya, bukan hanya kami. Saya memiliki rencana selama berbulan-bulan dan kenyataannya saya mengalami situasi yang tak saya harapkan ketika bursa transfer ditutup," ujar Mou, 10 Agustus 2018.

"Ini terakhir kali saya membicarakan hal ini. Bursa transfer sudah ditutup. Itulah manajemen sepak bola. Saya rasa sepak bola sudah berubah dan manajer harusnya disebut pelatih kepala. Kami harus menunggu hingga akhir November untuk mengetahui apakah kami bisa memperebutkan gelar," tutur Mourinho.

 

5 dari 9 halaman

Media Inggris Bikin Mourinho Kesal

Mourinho kesal dengan sikap media-media Inggris yang dianggap menyudutkannya ketika Manchester United takluk 0-3 dari Tottenham Hotspur, di Stadion Old Trafford, 28 Agustus 2018.

"3-0, 3-0, Anda tahu apa artinya itu? 3-0 ini juga berarti tiga gelar Premier League yang saya menangi sendiri, tidak dengan 19 manajer lainnya. Tunjukan rasa hormat," kata Mourinho sambil keluar dari ruangan konferensi pers.

 

6 dari 9 halaman

Mourinho Ingin Martial Hengkang

Media-media Inggris sempat memberitakan pada 1 September 2018, Mourinho siap melepas Anthony Martial jika ada tawaran yang menggiurkan dari klub lain.

Mourinho menganggap Martial sulit diandalkan jika tampil pada laga besar. Sang manajer ingin menggunakan uang hasil penjualan Martial untuk memboyong Willian atau Ivan Perisic.

 

7 dari 9 halaman

Pogba Pertanyakan Taktik Mourinho

Paul Pogba mempertanyakan taktik Mourinho yang cenderung bertahan di Manchester United. Tuntutan Pogba itu menyusul hasil 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers, di Stadion Old Trafford, 24 September 2018.

"Kami bermain di kandang dan seharusnya tampil lebih baik melawan Wolverhampton. Kami di sini untuk menyerang. Ketika bermain menyerang, situasi itu memudahkan kami," ujar Pogba.

 

8 dari 9 halaman

Mourinho Cabut Ban Kapten Pogba

Hubungan Pogba dan Mourinho semakin memburuk setelah laga kontra Wolverhampton Wanderers. Mourinho kesal dengan sikap Pogba yang tidak senang dengan gaya bermain Manchester United.

Hasil dari perseteruan tersebut adalah pencabutan status Pogba sebagai kapten kedua Manchester United.

 

9 dari 9 halaman

Hubungan Pogba dan Mourinho Kian Memanas

Pertengkaran Mourinho dan Pogba memasuki babak baru. Ketika menjalani sesi latihan, 25 September 2018, Mourinho tertangkap kamera tengah bersitegang dengan Pogba.

Menurut media-media Inggris, Mourinho kesal karena Pogba dianggap melecehkan Manchester United di akun Instagram pribadinya. Mourinho pun mengkonfirmasi soal konten video Pogba yang ia nilai melecehkan timnya setelah kalah adu penalti melawan Derby County, di Piala Liga Inggris, 26 September 2018.

 

Lanjutkan Membaca ↓
Profil Bintang Bruno Fernandes, Gelandang Andalan Manchester United yang Pernah Jadi Bek