Jose Mourinho Bakal Pergi dari Manchester United Musim Depan

Oleh Thomas pada 29 Nov 2018, 18:05 WIB
Manchester United Susah Payah Redam Perlawanan Young Boys

Jakarta - Mantan penyerang Tottenham Hotspur Ahmed Mido Hossam memperkirakan Jose Mourinho tidak akan melatih Manchester United lagi musim depan. Mido yakin musim 2018-2019 menjadi musim terakhir Mourinho bersama Setan Merah.

Mourinho sebenarnya masih terikat kontrak untuk melatih United sampai musim 2020. Namun sejak bertugas tahun 2016, Mourinho belum mampu membangkitkan prestasi Red Devils.

Sejak ditangani Mourinho, MU belum bisa juara Liga Inggris. Pencapaian terbaik Mourinho di Old Trafford hanya juara Liga Europa.

Di musim 2018-2019 ini Manchester United juga nampaknya sangat sulit untuk menjuarai Liga Inggris. Setan Merah terdampar di posisi tujuh dan sudah tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen Manchester City.

Selain prestasi buruk, kebiasaan Mourinho selama ini yang juga membuat Mido yakin musim depan Manchester United akan memiliki manajer baru.

"Saya percaya Mourinho yahu bila ini musim terakhirnya di Manchester United, tidak peduli apa yang terjadi. Mourinho tidak pernah bertahan di satu tempat lebih dari tiga tahun. Dia tidak pernah melakukannya," ujar Mido kepada Sky Sports.

"Jika Anda lihat di Inter, Jika Anda lihat dimanapun dia pernah berada, saya pikir hanya di Chelsea, dia menghabiskan lebih dari tiga tahun."

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

2 of 2

Kritik Pemain

Jose Mourinho menunjuk logo MU usai kemenangan 2-0 atas Chelsea
Jose Mourinho (Foto: AFP)

Posisi Mourinho tersudut bukan hanya karena prestasi tim. Hubungan Mourinho dengan beberapa pemain MU konon juga tidak harmonis. Salah satunya dengan gelandang Paul Pogba.

"Saya benar-benar berpikir Jose Mourinho sedang berjuang untuk memahami otak generasi sekarang. Mereka anak-anak muda yang berbeda, mereka berbeda dibanding kita, berbeda ketika kami bermain," kata Mido.

"Saya ingat ketika saya bermain dan jika pelatih mengkritik pemain besar, dia akan kembali keesokan harinya dan mencoba melakukan apapun untuk membuktikan pelatih salah. Generasi sekarang berbeda, mereka tidakĀ mau diperlakukanĀ seperti itu. Jika Anda mengkritik para pemuda itu sekarang, mereka akan malu."

Lanjutkan Membaca ↓