Singkirkan Lukaku, Rashford Jadi Striker Utama di Manchester United

Oleh Defri Saefullah pada 12 Jan 2019, 05:00 WIB
Striker Manchester United, Marcus Rashford, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Newcastle pada laga Premier League di Stadion St James Park, Newcastle, Rabu (2/1). Newcastle kalah 0-2 dari MU. (AFP/Lindsey Parnaby)

Manchester - Marcus Rashford dikabarkan bakal menjadi striker nomor satu di Manchester United selama Ole Gunnar Solskjaer masih ada. Solskjaer yang memutuskan Rashford geser Romelu Lukaku sebagai striker utama Manchester United.

Keputusan ini diambil di sela-sela latihan Manchester United di Dubai beberapa waktu lalu. Solskjaer dikabarkan sudah bicara empat mata dengan Rashford soal ini.

Manajer interim Manchester United asal Norwegia itu sudah mengatakan kepada Rashford, dirinya lebih suka melihat wonderkid Inggris itu main di posisi depan.

Ini jelas berlawanan dengan apa yang terjadi di era Jose Mourinho. Kala itu, Mourinho lebih suka melihat Rashford main lebih melebar.

Posisi dia juga sering bertukar dengan Anthony Martial di Manchester United.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

2 of 2

Jadi Cadangan

Para pemain Manchester United merayakan gol yang dicetak Marcus Rashford ke gawang Newcastle pada laga Premier League di Stadion St James Park, Newcastle, Rabu (2/1). Newcastle kalah 0-2 dari MU. (AFP/Lindsey Parnaby)
Para pemain Manchester United merayakan gol yang dicetak Marcus Rashford ke gawang Newcastle pada laga Premier League di Stadion St James Park, Newcastle, Rabu (2/1). Newcastle kalah 0-2 dari MU. (AFP/Lindsey Parnaby)

Konsekuensi dari keputusan ini Lukaku bakal memulai laga dari bangku cadangan. Solskjaer tak akan menempatkannya di posisi lain atau berduet dengan Rashford di lini depan.

Apalagi Lukaku memang tak bisa main di sayap. Dia tak bisa main di posisi itu pada formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1.

Rashford tampil cukup tajam di bawah arahan Solskjaer. Dia sudah berhasil mencetak 3 gol dari empat kali penampilannya.

Ini kontras dengan era Mourinho dimana dia cetak 3 gol dari 14 pertandingan. Sedangkan Lukaku cetak dua gol dari tiga penampilan terakhir, dua diantaranya dari bangku cadangan.

Komposisi seperti ini yang akan diterapkan Solskjaer saat MU menghadapi Tottenham Hotspur di lanjutan Liga Inggris.

 

Lanjutkan Membaca ↓