3 Pemain Serep Darurat Pengganti Harry Kane di Tottenham Hotspur

Oleh Ario Yosia pada 18 Jan 2019, 11:00 WIB
Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane

Bola.com, Jakarta - Kesiapan menimpa Tottenham Hotspur yang tengah terlibat persaingan juara Liga Inggris. Bomber andalan mereka Harry Kane menepi sementara waktu.

Striker asal Inggris mengalami cedera pergelangan kaki dan diperkirakan akan absen sampai bulan Maret.

Kehilangan Harry Kane jelas merupakan pukulan telak buat Tottenham. Sebab, mereka juga kehilangan Son Heung-min yang membela tim nasional Korea Selatan di ajang Piala Asia bulan ini.

Mauricio Pochettino mungkin harus masuk ke bursa transfer untuk mengatasi persoalan di lini depan mereka. Akan tetapi, untuk mendapatkan penyerang berkualitas di pertengahan musim juga tidak mudah.

Pochettino mungkin harus mengandalkan pemain dari skuat mereka sendiri. Mereka diharapkan bisa menggantikan peran Kane dan Son untuk sementara waktu.

Berikut ini tiga pemain Tottenham yang bisa menggantikan Harry Kane seperti dilansir Sportskeeda.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Pemain Liga 1 Indonesia yang Pernah Merumput Bersama Pemain Top Eropa

Tutup Video
2 of 4

Fernando Llorente

Fernando Llorente
Dua striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente (kiri) dan Harry Kane (kanan). (AFP/Ian Kington)

Mantan pemain internasional Spanyol itu adalah striker lainnya yang ada di tim London Utara dan merupakan pelapis dari striker utama. Didatangkan dengan biaya 12,1 juta pounds dari Swansea City pada 2017, Llorente sejauh ini masih belum membuat dampak yang besar bagi Spurs.

Juara Piala Dunia 2010 itu adalah pemain nomor sembilan yang kuat dan mengesankan secara fisik yang cukup mematikan di kotak penalti. Sayangnya, Tottenham memainkan gaya sepak bola yang tidak cocok dengan Llorente.

Namun, dalam karier yang membentang bersama Athletic Bilbao, Sevilla dan Juventus dan tim nasional Spanyol, Llorente sudah membuktikan dia bisa diandalkan sebagai mesin gol yang ganas. 

Torehan 15 gol di Premier League untuk The Swans pada musim 2016-2017 membuktikan dia haus gol di persaingan elite.

3 of 4

Lucas Moura

Tottenham Vs Southampton
Gelandang sayap Tottenham, Lucas Moura, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Southampton pada laga Premier League di Stadion Wembley, London, Rabu (5/12). Tottenham menang 3-1 atas Southampton. (AFP/Ian Kington)

Mauricio Pochettino mungkin sudah memutuskan bahwa ia tidak bisa mengubah gaya permainan tim agar sesuai dengan Fernando Llorente. Karena itu, pilihan yang bisa diambil selanjutnya adalah menggunakan Lucas Moura dengan peran false nine.

Pemain internasional Brasil itu akan lebih cocok untuk peran itu daripada Dele Alli, Christian Eriksen dan Eric Lamela setelah mencetak delapan gol dan satu assist pada musim ini. Ia punya kecepatan, kemampuan menggiring bola dan kualitas teknik yang tinggi juga. Ia sangat cocok untuk peran tersebut daripada penyerang Spurs lainnya.

Mantan penyerang PSG itu juga akan memberikan efek kejutan di lini depan Tottenham. Ini bisa sangat vital karena pelatih dan defender lawan mungkin tidak tahu bagaimana menghadapinya sebagai pemain depan. Namun, Lucas baru saja kembali dari cedera setelah mengalami masalah saat meraih kemenangan 9-0 atas Tranmere.

4 of 4

Vincent Janssen

vincent janssen
Vincent Janssen sulit menggeser posisi striker utama Tottenham Hotspur, Harry Kane. (AFP/Adrian Dennis)

Penggemar Tottenham mungkin takut dengan opsi ini karena pemain Belanda itu sudah menjadi sosok yang terlupakan selama dua tahun terakhir. Namun, setiap orang pantas mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan diri. Tidak terkecuali dengan Vincent Janssen.

Di atas kertas, Janssen lebih baik dari kedua opsi yang disebutkan sebelumnya. Lebih besar, lebih kuat dan dengan permainan hold-up yang lebih baik dari Lucas, dia juga lebih cepat, lebih berbakat secara teknik dan lebih cocok dengan gaya bermain Spurs dibandingkan dengan Llorente.

Janssen tidak bisa mencetak banyak gol pada musim pertamanya di London utara. Cedera dan masalah kebugaran membuatnya tidak bisa mendapatkan kesempatan bermain reguler. Sekarang Janssen punya kesempatan untuk membuktikan dirinya setelah ditebus dengan biaya yang mencapai 17 juta pounds pada 2016.

Sumber: Bola.net

Lanjutkan Membaca ↓