Efek Kemenangan Liverpool Atas Bayern Munchen pada Perburuan Juara Premier League

Oleh Nurfahmi Budi pada 14 Mar 2019, 15:00 WIB
Liverpool vs Bayern Munchen

Bola.com, Jakarta - Liverpool memberi kejutan kala menyingkirkan Bayern Munchen dari pentas Liga Champions 2018-2019. Hal itu berlatar kemampuan Liverpool menumbangkan raksasa Bundesliga tersebut di Jerman, tepatnya di Allianz Stadium, Kamis (14/3/2019) dini hari WIB.

Pada Leg 2 Babak 16 Besar Liga Champions tersebut, Liverpool membawa pulang kemenangan 3-1. Hasil itu membuat Liverpool unggul agregat 3-1, setelah tanpa gol pada pertemuan pertama di Anfield.

Sontak, kemenangan tersebut memberi banyak analisa. Maklum, sebenarnya Bayern Munchen sedang berada dalam penampilan terbaik. Mereka berhasil meraih peringkat teratas di klasemen sementara Bundesliga 2018-2019, setelah sebelumnya didominasi Borussia Dortmund. Selain itu, FC Hollywood juga membawa kemenangan 6-0 atas Wolfsburg, pada akhir pekan lalu.

Tak heran jika kemenangan Liverpool membuat banyak orang melakukan prediksi. Satu di antara materi diskusi efek dari hasil Liverpool di markas Bayern Munchen, adalah efek terhadap penampilan di liga domestik alias Premiership.

Maklum, Liverpool butuh tambahan energi agar bisa bersaing dengan Manchester City. Saat ini, dua klub tersebut hanya berselisih satu poin, dengan Manchester City ada di posisi teratas.

Tersisa delapan pertandingan di pentas Premier League, membuat Liverpool tak boleh terpeleset agar bisa mematahkan hasrat sang juara bertahan. Tak pelak, hasil di markas Die Roten dianggap bisa memberi tambahan dorongan agar Liverpool tampil lebih konsisten.

 

2 of 2

Penjelasan Efek

Liverpool Tundukan Bayern Munchen
Duel antara Serge Gnabry dan Andrew Robertson pada leg kedua, babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Allianz Arena, Munchen, Kamis (14/3). Liverpool menang 3-1. (AFP/Odd Andersen)

"Efeknya sangat besar. Liverpool akan semakin percaya diri, meski hal itu bisa saja berubah ketika The Reds gagal pada fase berikutnya. Namun, sekarang mereka berada di level kepercayaan diri yang terus naik," sebut Tim Sherwood, mantan pemain yang kini berstatus komentator.

Tim Sherwood menggaribawahi kekuatan utama Liverpool, yakni faktor kedewasaan. Kala menekuk Bayern Munchen, unsur kedewasaan itu pula yang membuat Liverpool sanggup membuat malu Robert Lewandowski dkk.

Titik kedewasaan itu pula yang bisa menjadi senjata andalan Liverpool guna mengarungi delapan pertarungan tersisa di pentas liga domestik. Jika itu terjadi, Manchester City tak boleh lengah atau terpeleset.

Menurut Sherwood, Liverpool nyaris kehilangan asa ketika secara mengejutkan mereka tampil tak konsisten sejak pergantian tahun. Tercatat, hanya menang sekali dari lima pertandingan sebelumnya, membuat Liverpool 'tumbang' setelah Manchester City tampil stabil.

"Mereka harus memanfaatkan libur internasional untuk membereskan beberapa kekurangan yang masih ada. Pada situasi sekarang, mentalitas lebih penting. Ingat, lawan mereka adalah diri sendiri, sebelum memilikirkan Manchester City," tegas Sherwood.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengakui analisis Tim Sherwood. Satu di antara pekerjaan besar Si Merah adalah memertahankan konsistensi bermain cepat, meski hal itu Klopp sangat sulit dengan jadwal padat di depan mata.

Sumber: Sky Sports

Lanjutkan Membaca ↓