Mohamed Salah Jadi Korban Nyanyian Rasis Suporter Chelsea

Oleh Liputan6.com pada 13 Apr 2019, 04:00 WIB
Liverpool Bungkam Porto

Jakarta - Suporter Chelsea kembali berulah dengan rasisme.Ini terungkap lewat video oknum fans yang melontarkan ejekan rasis kepada bintang Liverpool, Mohamed Salah.

Pihak klub pun memastikan bakal menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada mereka.

Tangkapan visual itu menunjukkan nyanyian oknum fans Chelsea yang menyebut Mo Salah sebagai seorang pelaku pemboman. Mereka melakukan tindakan yang kurang terpuji tersebut saat The Blues bertandang ke Republik Ceko guna melakoni laga Liga Europa.

Ini bukan kali pertama terjadi. Pada tahun 2018 lalu, beberapa oknum penggemar Chelsea juga pernah melontarkan umpatan bernada rasis kepada pemain Manchester City, Raheem Sterling. Oknum tersebut juga telah dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perlakuannya.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 of 3

Chelsea Mengutuk Tindakan Rasisme

Chelsea vs Slavia Praha
Bek Chelsea, Marcos Alonso berselebrasi dengan rekan setimnya setelah mencetak gol ke gawang Slavia Praha dalam laga leg pertama perempat final Liga Europa 2018-19 di Sinobo Stadium, Kamis (11/4). Chelsea menang tipis 1-0 lewat gol tunggal yang dicetak oleh Marcos Alonso. (AP/Petr David Josek)

Chelsea terbilang cukup tegas perihal perlakuan buruk yang dilakukan oleh oknum penggemarnya. Sikap yang sama terlihat dari pernyataan yang dikeluarkan baru-baru ini, bahwa mereka berjanji akan menjatuhi hukuman berat kepada pelaku.

"Chelsea FC telah menemukan segala bentuk perlakuan diskriminasi menjijikan, di mana ada bukti jelas dari pemegang tiket musiman atau anggota yang terlibat dalam perilaku itu, kami akan menindak mereka dengan tegas," begitu bunyi pernyataan Chelsea, dikutip dari Goal.

"Individu itu telah mempermalukan sebagian besar pendukung Chelsea yang tidak akan mentolerir mereka di dalam klub," lanjutnya.

3 of 3

Sikap Liverpool

Klub Mohamed Salah, Liverpool, juga mengeluarkan pernyataan tegas terhadap kasus tersebut. Mereka berjanji akan bekerja sama dengan Chelsea serta pihak kepolisian setempat untuk menangkap para pelaku.

"Video yang beredar secara online, menampilkan nyanyian diskriminatif nan keji yang ditujukan kepada salah satu pemain kami, sangatlah berbahaya serta mengganggu," tulis pernyataan Liverpool.

"Berkaitan dengan insiden terakhir, klub sedang bekerja dengan kepolisian Merseyside untuk memastikan fakta-fakta dari cuplikan ini dengan tujuan mengenali individu yang terlibat di dalamnya," tambah pernyataan itu.

"Sebagai tambahan, kami bekerja sama secara langsung dengan klub sepak bola Chelsea mengenai masalah ini. Kami berterima kasih kepada mreka untuk kecaman serta komitmen mereka untuk beraksi demi mengenali individu yang bertanggung jawab," tandasnya.

Kasus rasisme yang kembali menguak ini jelas disayangkan oleh banyak pihak. Sebab beberapa pekan sebelumnya, kejadian yang sama sempat dialami oleh bintang muda Chelsea serta Juventus, Callum Hudson-Odoi dan Moise Kean.

Sumber: Bola.net

Lanjutkan Membaca ↓