Pep Guardiola Kecam Ole Gunnar Solskjaer terkait Taktik Manchester City

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 24 Apr 2019, 09:45 WIB
Tampil Monoton, Manchester City Tetap Perkasa Atasi Huddersfield

Bola.com, Manchester - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengecam pernyataan yang dilontarkan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, jelang pertemuan kedua tim bertajuk derbi Manchester di Old Trafford, Kamis (25/4/2019). Guardiola mengecam pernyataan Solskjaer yang menyebut The Citizens kerap melakukan taktik melanggar untuk menghentikan serangan lawan.

Jelang pertemuan kedua tim di Old Trafford, Solskjaer menyinggung kebiasaan The Citizens yang melakukan pelanggaran di lapangan untuk menghentikan pemain lawan saat menyerang. Guardiola pun merespons pernyataan tersebut dan menuduh Solskjaer mencoba memengaruhi wasit Andre Marriner yang akan memimpin pertandingan.

"Itulah alasannya. Saya tahu persis apa yang saya katakan kepada para pemain saya dari hari pertama hingga hari terakhir. Jadi ketika pemain lawan yang menyerang, kami harus jujur dan tentu saja ada kontak yang menimbulkan pelanggaran," ujar Guardiola seperti dilansir dari France24.

"Namun, ketika itu terjadi dan Anda terlambat melakukannya, itu gunanya ada wasit, untuk memberikan kartu kuning atau kartu merah tergantung apa yang mereka putuskan. Namun, saya tidak pernah mempersiapkan sebuah pertandingan untuk melakukan itu."

"Saya mempersiapkan pertandingan untuk menerapkan gaya permainan kami sendiri. Itu yang saya inginkan. Tentu saja mengetahui bagaimana cara bermain lawan, tapi saya tidak pernah mengatakan saya akan melakukan hal seperti itu untuk mengganjal pemain lawan lewat pelanggaran. Tidak pernah," tegas manajer asal Spanyol itu.

Solskjaer memang bukan manajer Manchester United pertama yang mengeluarkan pernyataan seperti itu. Sebelumnya, Jose Mourinho pun memiliki pendapat yang sama ketika hendak menjalani derbi Manchester pada musim lalu.

Namun, bicara soal pelanggaran sebenarnya Manchester United telah melakukannya sebanyak 201 kali, jauh lebih banyak dari yang dilakukan Manchester City, yaitu 172 kali. Guardiola pun bereaksi keras dengan adanya data seperti itu.

"Saya tidak pernah mempersiapkan pertandingan sebagai manajer dalam 10 musim terakhir dengan memikirkan hal-hal seperti itu, tidak pernah," tegasnya.

"Para pemain bisa bicara lebih baik soal itu. Para pemain yang saya miliki di Barcelona, Bayer Munchen, dan di sini, adalah target dari pelanggaran pemain lawan saat serangan balik. Namun, saya tidak pernah meminta satu pun pemain saya untuk melakukan pelanggaran untuk menghindari sesuatu," lanjut manajer Manchester City itu.