5 Rekor Sensasional di Pentas Premier League 2018-2019

Oleh Ario Yosia pada 14 Mei 2019, 11:30 WIB
Manchester City - Liga Inggris

Bola.com, Jakarta - Kompetisi Premier League 2018-2019  resmi berakhir. Manchester City akhirnya keluar sebagai juaranya musim ini.

The Citizens menyegel gelar Premier League dalam laga pamungkas musim ini. Mereka mengalahkan Brighton 4-1 di AMEX Stadium, Minggu (12/5/2019) malam WIB.

Pasukan Josep Guardiola sempat tertinggal lewat gol Glenn Murray. Namun, tim tamu pada akhirnya bisa membalikkan keadaan melalui Sergio Aguero, Aymeric Laporte, Riyad Mahrez dan Ilkay Gundogan.

Kemenangan itu membuat City merengkuh gelar Premier League secara beruntun. Sergio Aguero dan kolega berhasil mempertahankan gelar yang digapai musim lalu.

City mengakhiri musim dengan mengumpulkan 98 poin dari 38 pertandingan. Mereka unggul satu poin dari pesaing terdekatnya Liverpool.

Meski menjadi juara, City tidak memecahkan rekor seperti musim lalu. Kendati demikian, ada sejumlah rekor Premier League yang dipecahkan pada musim ini.

Berikut ini lima rekor Premier League yang pecah pada musim ini seperti dilansir Fox Sports Asia.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 of 6

Skor Imbang Paling Sedikit Milik Tottenham Hotspur dan Manchester City

Harry Kane
Stiker Tottenham Hotspur, Harry Kane, setelah mencetak gol ke gawang Liverpool pada laga lanjutan Premier League, di Wembley, Minggu (22/10/2017). (AFP).

Rekor untuk hasil imbang paling sedikit dalam satu musim bisa saja jatuh ke tangan Tottenham Hotspur sendirian jika mereka tidak ditahan imbang Everton pada pertandingan terakhir musim ini. Namun, akhirnya berbagi rekor tersebut dengan Manchester City.

Laga imbang pertama Spurs musim ini terjadi pada pertandingan ke-29 melawan Arsenal. Sementara itu, Man City tidak pernah bermain imbang lagi setelah bermain tanpa gol di Anfield dalam pertandingan ke-8 di liga musim ini.

Selain menetapkan rekor untuk jumlah imbang paling sedikit dalam satu musim, Spurs juga mencatatkan rekor untuk imbang paling sedikit dalam laga tandang selama satu musim (0) dan pertandingan beruntun terbanyak tanpa imbang (32 pertandingan).

3 of 6

Trent Alexander-Arnold Sang Raja Assist

Liverpool Kecewa
Bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold, tampak lesu usai gagal meraih gelar juara Premier League di Stadion Anfield, Minggu (12/5). Liverpool menyudahi musim ini di peringkat kedua klasemen Premier League dengan nilai 97. (AP/Dave Thompson)

Dengan sebelas assist, rekor untuk assist terbanyak oleh bek di Liga Premier dipegang bersama oleh dua pemain Everton, Leighton Baines (pada musim 2010-11) dan Andy Hinchliffe (pada musim 1994-95).

Andrew Robertson menyamai rekor itu saat Liverpool menang 5-0 atas Huddersfield tetapi dia tidak bisa menambah jumlah catatannya di dua pertandingan berikutnya. Namun, Trent Alexander-Arnold menyamai catatan tersebut dalam pertandingan melawan Newcastle United dan kemudian melewati 11 assist dengan membuat assist untuk gol kedua Sadio Mane melawan Wolves di pertandingan terakhir musim ini.

Alexander-Arnold mengakhiri musim sebagai penyedia dengan assist tertinggi ketiga dan Robertson berada di posisi kelima.

4 of 6

Manchester City dan Liverpool Mendominasi PFA Team of the Year

Tangis Mohamed Salah Gagal Bawa Liverpool Juara Liga Inggris
Pemain Liverpool Mohamed Salah menggendong putrinya Makka didampingi istrinya Maggi menyapa para suporter usai laga Liga Inggris menghadapi Wolverhampton Wanderers di di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (12/5/2019). Liverpool gagal meraih gelar juara Liga Inggris. (AP Photo/Dave Thompson)

Dominasi Manchester City dan Liverpool musim ini tercermin dalam PFA Team of the Year karena semua kecuali satu pemain berasal dari kedua klub. Satu-satunya pemain yang masuk PFA Team of the Year dari luar kedua tim ini adalah Paul Pogba.

Masuknya Pogba juga bisa diperdebatkan karena performanya naik turun dan ada beberapa kandidat yang lebih layak tetapi diabaikan. Meski dengan pemain Prancis itu, tim yang menyumbangkan pemainnnya untuk PFA Team of the Year musim ini termasuk paling sedikit .

Yang menarik, dua dari tiga pemenang Sepatu Emas, Mohamed Salah dan Pierre-Emerick Aubameyang, dan pemenang Sarung Tangan Emas, Alisson, tidak mendapat tempat di PFA Team of the Year.

5 of 6

Shane Long Si Pencetak Gol Tercepat

Southampton, Chelsea, Premier League
Pemain Southampton, Shane Long (kiri) berebut bola dengan pemain Chelsea, N’Golo Kante pada lanjutan Premier League di St Mary's Stadium, Southampton, (14/4/2018). Chelsea menang 3-2. (AFP/Glyn Kirk)

Shane Long bukanlah pencetak gol yang produktif dan dia hanya mencetak dua digit gol di Premier League satu kali dalam sepanjang kariernya. Namun, melawan Watford pada 24 April 2019, dia tidak butuh waktu lama untuk mencetak gol.

Pemain asal Irlandia itu mencetak gol di gawang Ben Foster dalam waktu kurang dari delapan detik sehinga mencetak gol tercepat dalam sejarah Premier League. Dia mengalahkan rekor Ledley King dalam waktu 9,82 detik untuk Spurs melawan saat Bradford pada musim 2000/01.

Selain Long dan King, tidak ada pemain lainnya yang mencetak gol dalam waktu kurang dari sepuluh detik dalam sejarah Premier League.

6 of 6

Poin Terbanyak sebagai Runner-Up

Liverpool Kecewa
Para pemain Liverpool tampak lesu usai gagal meraih gelar juara Premier League di Stadion Anfield, Minggu (12/5). Liverpool menyudahi musim ini di peringkat kedua klasemen Premier League dengan nilai 97. (AP/Dave Thompson)

Liverpool dan Manchester City bersaing ketat dalam perburuan gelar Premier League musim ini dan pada akhirnya, pasukan Jurgen Klopp harus puas menjadi runner up dengan selisih hanya satu poin.

Upaya The Reds yang gagah berani membuat mereka menjadi tim pertama yang tidak memenangkan gelar Premier League setelah mencetak lebih dari 90 poin. Sebelum Liverpool, Manchester United memegang rekor poin terbanyak oleh tim yang tidak memenangkan gelar liga ketika mereka mengumpulkan 89 poin pada musim 2011/12 saat kalah secara dramatis dari Manchester City dengan selisih gol.

Dalam sejarah kasta tertinggi sepak bola Inggris, hanya tim Manchester City asuhan Pep Guardiola yang mengumpulkan lebih dari 97 poin dalam satu musim.

The Reds juga menjadi runner-up dengan poin tertinggi di lima liga top Eropa, mengalahkan rekor Real Madrid yang mengumpulkan 96 poin pada 2009-2010 ketika mereka kalah dari Barcelona asuhan Guardiola.

Sumber: Bola.net

 

Lanjutkan Membaca ↓