Isi Pesan Pep Guardiola untuk Jurgen Klopp Seusai Liverpool Jawara Liga Champions

Oleh Novie Rachmayanti pada 02 Jun 2019, 16:14 WIB
Pep Guardiola dan Jurgen Klopp

Bola.com, Jakarta - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengakui, Pep Guardiola menjadi satu di antara pihak yang cepat memberi ucapan selamat setelah The Reds menjadi jawara Liga Champions 2018-2019. Klopp mengungkapkan, Pep Guardiola kagum dengan cara bermain anak asuhnya.

Liverpool mengangkat trofi Liga Champions setelah menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0, pada babak final di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, dini hari tadi WIB. Sepasang gol Si Merah berasal dari sumbangsih penalti Mohamed Salah dan Divock Origi.

Seusai perayaan, Klopp mengungkapkan perbincangangan dengan Pep Guardiola. "Dia merespon baik, lalu memberi selamat. Bagiku, Pep ikut andil guna memberikan spirit terhadap pasukanku," sebutnya, di Independent.

Ucapan Klopp mengacu kegagalan Liverpool di pentas Premier League 2018-2019. The Reds tak sanggup menyalip Manchester City pada pekan terakhir, sehingga harus puas berstatus runner-up. Sejak saat itu, Klopp berambisi memberikan gelar Liga Champions bagi seluruh fans Liverpool.

Kini, setelah semuanya menjadi kenyataan, Klopp menganggap persaingan dengan Manchester City musim depan bakal terjadi lagi. "Kami sudah berjanji untuk kembali bersaing tahun depan. Liverpool akan melakukan segalanya demi gelar juara Premiership," tegas eks arsitek Borussia Dortmund tersebut.

Klopp menganggap, performa Mohamed Salah dkk sepanjang musim 2018-2019 sangat luar biasa. "Mengoleksi 87 poin di Premiership dan menjadi juara Liga Champions adalah sesuatu yang tak bisa dipercaya. Kami melakoni perjalanan jauh, dan itu berhasil, sungguh luar biasa," tuturnya.

Kini, titik konsentrasi Liverpool adalah memersiapkan skuat menuju musim baru nanti. Klopp dan jajaran manajemen bakal sibuk memantau segala hal yang berkaitan dengan bursa transfer pemain musim panas 2019.

 

2 of 2

Bedah Kekuatan

Liverpool Vs Tottenham Hotspur
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengangkat trofi juara Liga Champions 2019 usai menaklukkan Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6). Liverpool menang 2-0 atas Tottenham Hotspur. (AP/Armando Franca)

Beberapa waktu lalu, Klopp menganggap masih ada titik lemah di timnya, seperti tak ada gelandang serang murni dan gelandang bertahan. Selain itu, Klopp menginginkan keberadaan playmaker yang bisa mengatur ritme alur bola.

"Sekarang, kami memenangii sesuatu, dan itu akan selalu dibawa. Titik konsentrasi kami akan berubah mulai pekan depan," tegas Klopp. Ia mengaku sudah memiliki program pramusim, termasuk mengincar talenta di lokasi latihan musim panas.

Keberhasilan menjadi jawara di pentas Liga Champions menjadi hal positif bagi Klopp. Sepanjang karier di Liverpool, laga di Wanda Metropolitano menjadi final keempat sejak Oktober 2015.

Sayang, pada tiga laga final sebelumnya, Klopp selalu gagal. Liverpool kalah dari Manchester City pada final Piala Liga Inggris 2016, lalu ditekuk Sevilla dengan skor 1-3 di final Liga Europa, dan takluk di tangan Real Madrid pada final Liga Champions tahun lalu.

Sumber : Standard Uk, Independen

Lanjutkan Membaca ↓