Guardiola Terkejut dengan Perkembangan 3 Klub Rival di Premier League

Oleh Novie Rachmayanti pada 17 Agu 2019, 17:15 WIB
Gabriel Jesus Hattrick, Manchester City Bantai Shakhtar Donetsk 6-0

Bola.com, Manchester - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengaku terkejut dengan perkembangan tiga klub pesaing di kompetisi Premier League 2019-2020. Ketiga klub yang dimaksudnya yaitu Chelsea, Manchester United, dan Arsenal.

Pep Guardiola mengaku terkesan dengan performa Chelsea semenjak ditukangi Frank Lampard. The Blues mampu menahan imbang Liverpool di final Piala Super Eropa 2019, tetapi sayangnya kemudian kalah 4-5 melalui adu penalti. 

"Saya benar-benar terkesan dengan Chelsea dan bagaimana mereka bermain melawan Manchester United dan Liverpool. Saya benar-benar terkejut seberapa bagus tim Frank Lampard bermain," ucap Pep Guardiola, seperti dilansir Metro, Sabtu (17/8/2019).

Mantan pelatih Barcelona itu juga menyoroti kualitas klub rival sekotanya baru-baru ini. Manchester United tampil mengesankan saat menggulung Chelsea 4-0 di Stadion Old Trafford akhir pekan lalu.

Pep Guardiola juga memberikan kredit kepada Arsenal setelah meraih poin penuh di markas Newcastle akhir pekan lalu. Skuat asuhan Unai Emery menang lewat gol yang dicetak Piere-Emeric Aubameyang pada menit ke-58.

Pep Guardiola menganggap tiga klub tersebut adalah pesaing Manchester City di Premier League 2019-2020. Musim lalu, manajer asal Spanyol ini berhasil membawa Manchester City sebagai juara.

"Kami melihat kualitas United di laga pembuka dan suasana baru di sekitar klub. Arsenal juga telah membeli pemain bagus, jadi mereka semua adalah pesaing," ucap Pep Guardiola.

 

2 of 2

Tottenham Tetap Jadi Pesaing

Mauricio Pochettino dan Pep Guardiola.
Mauricio Pochettino akan memimpin Tottenham Hotspur menghadapi klub asuhan Pep Guardiola, Manchester City, pada laga leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa (9/4/2019). (AFP/Ian Kington)

Pep Guardiola juga menyebut Tottenham Hotspur harus diwaspadai. Dalam tiga musim terakhir, Spurs dan Manchester City selalu menempati posisi empat teratas.

Pep Guardiola resmi mengarsiteki Manchester City sejak musim 2016-2017. Kala itu timnya hanya mampu finis di posisi ketiga di bawah Tottenham Hotspur yang menjadi runner-up dengan raihan 86 poin.

"Sejak saya datang ke Inggris, Tottenham telah menjadi pesaing nyata setiap musimnya. Musim pertama mereka finis di posisi kedua. Mereka selalu ada di sana. Mereka tim terbaik di Eropa," kata Guardiola.

"Saya tidak bisa mengatakan apa pun terhadap kualitas, kapasitas, dan kemungkinan Tottenham. Mereka adalah tim yang kuat, tim yang baik dan Pochettino telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Pandangan saya tentang dia sangat tinggi, dia adalah manajer top," pujinya.

Sumber: Metro.co.uk

Lanjutkan Membaca ↓