Kegeraman Mantan Kapten Manchester United kepada Marcus Rashford dan Paul Pogba

Oleh Aditya Wicaksono pada 20 Agu 2019, 09:45 WIB
Manchester United - Marcus Rashford - Paul Pogba

Bola.com, Jakarta - Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, merasa kesal dengan sikap Marcus Rashford dan Paul Pogba setelah mendapat tendangan penalti. Neville berpendapat seharusnya tidak ada perdebatan mengenai siapa yang akan menjadi eksekutor penalti Manchester United.

Manchester United meraih hasil imbang saat melawat ke markas Wolverhampton Wanderers. Laga tersebut diwarnai kegagalan penalti Paul Pogba.

Satu kesimpulan menarik dari laga tersebut adalah terjadi diskusi kecil sebelum tendangan penalti tersebut dilakukan. Pogba memutuskan untuk menjadi eksekutor, dan Rashford langsung memberikan bola kepada Pogba.

Daniel James sempat berbicara kepada Rashford dan memintanya untuk menjadi eksekutor, namun Rashford tetap menyerahkannya kepada Pogba. Hal itu mengundang kegeraman Gary Neville.

“Rashford mengambil tendangan penalti pada laga melawan Chelsea, seharusnya ia yang melakukan tendangan tersebut. Tidak ada ada diskusi saat pertandingan,” ujar Neville.

“Tidak ada pemimpin di skuat Manchester United. Mereka tidak bisa membuat keputusan.”

“Pogba sangat egois. Ada yang tidak benar di skuat Manchester United. Penentuan siapa yang akan menendang penalti seharusnya ada di ruang ganti bukan di dalam lapangan.”

“Lalu, kekhawatiran terbesar saya adalah Daniel James. Ia adalah pemain yang masih muda, namun cuma ia yang menunjukkan kepemimpinan pada laga tersebut,” ungkap Neville.

Hasil imbang melawan Wolverhampton Wanderers membuat Manchester United menempati peringkat keempat pada klasemen sementara Premier League.

2 of 2

Pembelaan dari Manajer Manchester United

Gelandang Manchester United (MU), Paul Pogba (PAUL ELLIS / AFP)
Pemain Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Paul Ellis)

Ole Gunnar Solskjaer menyadari kalau diskusi yang terjadi antara Rashford dan Pogba akan menjadi pemberitaan yang masif. Ia pun membela dua pemainya tersebut.

“Rashford dan Pogba adalah eksekutor penalti kami, jadi tidak ada yang salah. Saya membebaskan pilihan kepada mereka,” ungkap Solskjaer.

Hal itu membuat Solskjaer harus membuat pilihan siapa yang menjadi eksekutor utama Manchester United agar tidak menjadi polemik pada masa mendatang.

Sumber: Metro

Lanjutkan Membaca ↓