Fans Manchester United Berjanji untuk Membela Paul Pogba

Oleh Hesti Puji Lestari pada 23 Agu 2019, 14:45 WIB
Bintang Premier League dengan Harga Jual Termahal

Bola.com, Manchester - Gelandang Manchester United, Paul Pogba, menjadi korban rasisme usai timnya bermain 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers, Senin (19/8/2019). Tindakan rasisme yang dilontarkan melalui akun Twitter tersebut dikecam oleh Manchester United dan kalangan fans.

Melansir dari Manchester Eevening News, Jumat (23/8/2019), fans The Red Devils berjanji akan memberi dukungan kepada Paul Pogba. Mereka akan meneriakkan kalimat dukungan tersebut dalam laga Manchaster United kontra Crystal Palace pada Sabtu, (24/8/2019).

"Kami ingin mendukungnya dan membuat Pogba manyadari penggemar Setan Merah selalu bersamanya," kata juru bicara kelompok penggemar United kepada MEN Sport.

Dukungan penggemar Manchester United kepada Paul Pogba tersebut menarik. Belakangan ini, Paul Pogba menjadi satu di antara pemain yang sering disalahkan atas prestasi buruk Manchester United pada musim 2018-2019.

Manchester United hanya meraih 26 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 16 kekalahan dalam 53 pertandingan musim lalu. Torehan itu membuat klub yang bermarkas di Old Trafford itu gagal meraih satupun gelar juara.

Mereka bahkan hanya finis di peringkat keenam pada klasemen akhir Premier Legaue musim lalu. Paul Pogba bersama Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez adalah trio Manchester United yang paling sering mendapat kritik dari kalangan fans.

Namun, kala pemain asal Belgia itu tersandung kasus rasial, penggemar Manchester United juga menjadi yang terdepan membelanya.

"Pogba memang karakter yang sempat memecah belah, tapi semua orang dengan kesungguhan mendukungnya saat Paul Pogba tersandung kasus. Dia harus tahu kami akan terus mendukungnya," tandas juru bicara kelompok penggemar itu.

2 of 2

Tindakan Tegas

Kasus rasisme yang menimpa Paul Pogba membuat manajemen Manchester United geram. Sebagai bentuk komitmen, manajemen akan memberi hukuman bagi fans yang terbukti terlibat.

Manchester United akan bekerjasama dengan pihak Twitter untuk mengidentifikasi siapa saja yang terlibat.

"Kami akan bekerja untuk mengidentifikasi siapa saja yang terlibat dalam kasus ini, dan kami akan mengambil tindakan tegas," bunyi peryataan resmi Manchester United.

Aksi rasisme di Premier League bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, penyerang Chelsea, Tammy Abraham, juga menjadi korban ejekan bernada rasial saat The Blues kalah dari Liverpool pada laga Piala Super Eropa 2019, di Vodafone Park, Istanbul, 14 Agustus lalu.

Sumber: Manchester Evening News

Lanjutkan Membaca ↓