Manajer Liverpool Menganggap Imbang Melawan Chelsea Akan Menjadi Hasil Positif

Oleh Aditya Wicaksono pada 22 Sep 2019, 16:30 WIB
Intip Persiapan Liverpool Jelang Hadapi Napoli di Liga Champions

Bola.com, Jakarta - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, meminta skuatnya untuk tidak merasa tertekan ketika berhadapan dengan Chelsea. Menurutnya, imbang di Stamford Bridge sudah menjadi hasil positif untuk Liverpool.

Liverpool akan berhadapan dengan chelsea pada laga pekan keeanam Premier League. Sejauh ini, Liverpool menjadi satu-satunya klub yang menjaga poin sempurna pada Premier League 2019-20.

Liverpool mengoleksi 15 poin dari lima laga. Hal itu membuat The Reds berada di posisi puncak klasemen.

Ekspektasi untuk terus meraih hasil positif pun bermunculan. Namun, Klopp meminta para pemainnya untuk fokus saja terhadap penampilan mereka.

"Kami tak bisa terus mengejar hasil positif. Premier League adalah liga yang sangat ketat. Lengah sedikit, rival bisa mengambil alih," ujar Klopp.

"Satu hal yang penting buat saya adalah menjaga soliditas. Kami bisa saja kalah, karena ini kompetisi."

"Musim ini akan berbeda dari musim lalu. Saya rasa dalam tingkat ini, hasil imbang akan menjadi hasil yang realistis untuk kami di Stamford Bridge," ungkap Klopp.

Liverpool membawa hasil negatif jelang pertemuan dengan Chelsea. Hal itu dikarenakan Liverpool kalah dari Napoli di Liga Champions.

 

2 of 2

Ragu Bisa Seperti Musim Kemarin

Liverpool Siap Hadapi Barcelona di Anfield
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp. (AFP/Lindsey Parnaby)

Jurgen Klopp mengatakan kalau ia ragu kalau Liverpool bisa mencapai hasil seperti musim kemarin, di mana mereka hanya mencatatkan satu kekalahan. Pada musim ini, Klopp yakin kalau tidak ada klub yang akan kalah hanya satu kali.

Rival utama Liverpool, Manchester City, sudah kalah ketika bertanding melawan Norwich. Namun, Manchester City bangkit dengan meraih kemenangan atas Watford dengan skor 8-0.

Hal itu membuat Liverpool berada dalam tekanan. Namun, Klopp berharap kalau skor itu tak membuat skuatnya merasa inferior.

Sumber: Express

Lanjutkan Membaca ↓