3 Strategi Brilian Wolverhampton Wanderers saat Menghancurkan Manchester City

Oleh Ario Yosia pada 07 Okt 2019, 19:00 WIB
Manchester City Vs Wolverhampton Wanderers

Bola.com, Jakarta - Wolverhampton Wanderers kembali memakan korban pekan ini. Terkini, Manchester City menjadi korban keganasan si pembunuh raksasa dengan skor 0-2 di Stadion Etihad semalam.

Tampil di kandang sendiri, Manchester City tampil dominan dengan mencatatkan 76 persen penguasaan bola, sedangkan Wolves hanya mampu menguasai bola sebesar 24 persen. Namun hingga jeda laga, kedua tim tidak mampu mencetak gol.

Memasuki babak kedua, The Citizens lebih gencar melancarkan serangan. Namun, Wolves yang mampu memecah kebuntuan terlebih dahulu. Sepuluh menit jelang laga berakhir, Adama Traore membuka keunggulan Wolves setelah memanfaatkan umpan dari Raul Jimenez. Empat menit di waktu tambahan, Traore kembali mencetak gol sekaligus menutup laga dengan kemenangan Wolves 2-0 atas Manchester City.

Hasil ini Manchester City gagal menipiskan jarak dengan pemuncak klasemen saat ini, Liverpool. Kini, jarak poin antara The Citizens dan The Reds terpaut delapan poin.

Apa yang menyebabkan Manchester City takluk dari Wolves? Berikut tiga alasan Wolves dapat menaklukan juara bertahan Premier League yang disadur dari Sportskeeda:

2 of 4

City tampil dominan, tapi tidak efektif

Winger Wolverhampton Wanderers, Adama Traore.
Winger Wolverhampton Wanderers, Adama Traore, mencetak dua gol kemenangan timnya atas Manchester City pada laga pekan kedelapan Premier League, di Stadion Etihad, Minggu (6/10/2019) malam WIB. (AFP/Lindsey Parnaby)

Semalam, Manchester City tampil dominan sepanjang laga. The Citizens terbukti dominan dengan menguasai 76 persen penguasaan bola dibandingkan dengan Wolves yang hanya mampu menguasai bola sebesar 24 persen.

Pada babak pertama, Manchester City kesulitan dalam membongkar pertahanan Wolves. Kiper Wolves, Rui Patricio, mampu menyelamatkan sepakan Raheem Sterling dari jarak 18 meter.

Hal yang sama pun terjadi pada babak kedua. The Citizens sama sekali tidak bisa mencetak gol walau sudah menguasai jalannya pertandingan. Peluang terbaik Manchester City tercipta setelah sepakan bebas David Silva mengenai mistar dan tendangan Bernardo Silva dapat ditepis Conor Coady.

3 of 4

Pertahanan kuat Wolves

Kegembiraan Nuno Espirito Santo Usai Kalahkan Manchester City
Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo (kiri) berselebrasi dengan J Moutinho usai pertandingan melawan Manchester City pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad (6/10/2019). Wolverhampton menang 2-0 atas Manchester City. (AP Photo/Rui Vieira)

Ketika sebuah tim medioker berhadapan dengan juara bertahan, salah satu cara yang tepat agar dapat mencuri poin adalah bermain bertahan. Hal itu yang dilakukan oleh Wolves sepanjang laga. Nuno Espirito Santo memberi instruksi kepada timnya untuk menumpuk sejumlah pemain di lini pertahanan.

Manchester City mendominasi jalannya pertandingan, tetapi Wolves dapat mengatasi gempuran yang mereka terima. The Wanderers total sudah melakukan 20 kali tekel dan 42 kali sapuan sepanjang laga.

 

4 of 4

Serangan balik mematikan The Wanderers

Kegembiraan Nuno Espirito Santo Usai Kalahkan Manchester City
Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo menyapa para suporter saat berselebrasi usai pertandingan melawan Manchester City pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad (6/10/2019). Wolverhampton menang 2-0 atas Manchester City. (AFP Photo/Lindsey Parnaby)

Musim lalu, Wolves tampil impresif ketika berhadapn dengan tim Big Six. Anak asuh Nuno Espirito menjadi pengganjal tim-tim kuat Inggris dalam mendulang poin.

Hal ini kembali dilakukan Wolves musim ini. Pada pekan kedua Premier League, The Wanderers mampu menahan imbang Manchester United dengan skor 1-1 di kandang sendiri. Sekarang, Manchester City menjadi korban keganasan The Giants Killer.

Bermain bertahan sambal berharap dapat merebut bola dari lawan menjadi strategi andalan Wolves sepanjang laga. Terbukti dua gol yang tercipta sepanjang laga merupakan hasil dari serangan balik Wolves. (Tegar Juel)

Sumber: Sportskeeda, Soccerway

Lanjutkan Membaca ↓