Terpuruk dan Frustrasi, Pep Guardiola Mengunci Diri di Kantor

Oleh Hanif Sri Yulianto pada 09 Okt 2019, 18:20 WIB
Pep Guardiola Dihadiahi Kartu Kuning Saat Manchester City Vs Dinamo Zagreb

Bola.com, Manchester - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mungkin merasa frustrasi setelah kekalahan mengejutkan di kandang dari  Wolverhampton Wonderers pada pekan kedelapan Premier League, Minggu (6/10/2019). Namun, kekalahan itu bukan fase terburuk Guardiola di Manchester City. 

Manajer asal Spanyol tersebut pernah mengalami momen lebih buruk dua musim lalu, tepatnya pada 21 Agustus 2017. Saat itu, Manchester City diimbangi Everton di dengan skor 1-1 di Etihad Stadium.

Direktur sepak bola Manchester City, Txiki Begiristain, menggambarkan situasi setelah pertandingan tersebut cukup mengerikan.

Setelah laga, Pep Guardiola marah dan mengunci diri di kantor. Dia berkata tidak ingin melihat siapa pun, bahkan istri dan anak-anaknya. Guardiola juga tidak berjabat tangan dengan pelatih Everton, Ronald Koeman. 

Guardiola frustrasi setelah kehilangan poin penuh. Padahal, Manchester City tampil mendominasi pada pertandingan itu. Menurut Begiristain, saat itu Pep Guardiola, mulai dihinggapi keraguan. 

2 of 2

Khaldoon Al Mubarak Mengubah Segalanya

Khaldoon Al Mubarak (© AFP 2008)
Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak menyaksikan laga Premiership antara Manchester City vs Portsmouth di City of Manchester Stadium pada 21 September 2008. AFP PHOTO/PAUL ELLIS

Pep Guardiola disebut mengunci diri di ruangan cukup lama. Situasi berubah setelah ada ketukan di pintu. Sang manajer mendapat dukungan yang dia inginkan. Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, berdiri di sana dan melontarkan kalimat menenteramkan untuk Guardiola.  

"Kamu orang kami. Tidak ada orang lain. Jangan khawatir," kata Mubarak, seperti dikutip The Sun, Rabu (9/10/2019).

Cerita momen penting dua tahun silam tersebut tercantum di buku berjudul "Pep’s City — the Making of a Superteam". Di buku tersebut dijelaskan itu merupakan momen sangat penting dalam periode kepelatihan Guardiola di Etihad.

Setelah malam itu, Manchester City tampil digdaya. Mereka berhasil mencatatkan rekor 18 kemenangan secara beruntun.

Sumber: The Sun

Lanjutkan Membaca ↓
Sportylife