Menyesal setelah Cederai Andre Gomes, Ekspresi Son Heung-min Disebut Lebay

Oleh Hesti Puji Lestari pada 05 Nov 2019, 19:50 WIB
Son Heung-min

Bola.com, Jakarta - Penyerang Tottanham Hotspur, Son Heung-min, menunjukkan raut penyesalan setelah tekelnya terhadap gelandang Everton, Andre Gomes, berakibat fatal. Namun, ekspresi yang diperlihatkan pemain asal Korea Selatan itu disebut berlebihan alias lebay oleh mantan pemain Liverpool, Stan Collymore.

Pekan kesebelas lanjutan Premier League di Goodison Park, Minggu (3/11/2019), tampaknya akan menjadi momen tak terlupakan bagi Son Heung-min. Pemain berusia 27 tahun itu melakukan tekel kepada Andre Gomes. Dalam kondisi kehilangan keseimbangan akibat tekel itu, Gomes bertabrakan dengan Serge Aurier.

Kejadian yang berlangsung pada menit ke-71 itu membuat Gomes mengalami cedera parah, yaitu patah kaki. Sementara Son mendapat kartu merah dari wasit Martin Atkinson.

Son Heung-min tampak begitu terpukul dengan kejadian tersebut. Ia bahkan meninggalkan lapangan pertandingan sembari menangis.

Foto raut muka penyelasan Son juga sempat viral di media sosial. Meski demikian, raut muka tersebut mendapat komentar dari Stan Collymore.

Menurut Collymore, Son menunjukkan ekspresi yang terlalu berlebihan kala dihadapkan pada situasi tersebut. Ia juga mengklaim ekspresi yang ditunjukkan Son Heung-min membuat beberapa orang tidak nyaman.

"Saya rasa ekspresi yang diperlihatkan Son dan rekan setimnya, Serge Aurier, adalah aspek yang paling tidak nyaman dilihat," ujar Collymore seperti dikutip dari Football London, Selasa (5/11/2019).

"Saya merasa terganggu bahwa pemain dan manager harus menunjukkan versi ekstrem dari emosi mereka saat itu," tambahnya.

 

2 of 2

Siapkan Psikolog

Son Heung-min
Penyerang Tottenham Hotspur, Son Heung-min, tampak menyesal usai melakukan pelanggaran terhadap gelandang Everton, Andre Gomes, pada laga Premier League di Goodison Park, Minggu (3/11). Tekel tersebut menyebabkan Gomes mengalami patah kaki. (AFP/Oli Scarff)

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai ekspresi Son Heung-min itu tidak dibuat-buat. Sport pernah menulis sisi psikologis Son mendapat perhatian tersendiri dari managemen Tottenham Hotspur.

Spurs dikabarkan menawari pemain andalannya itu bantuan psikologis berupa konseling pribadi. Tawaran itu bisa dimaklumi karena Son terlihat sangat kecewa dan terpukul dengan insiden tersebut.

"Hati Son sangat hancur. Pemain Everton ikut datang untuk menghiburnya. Tentu saja, pada saat itu suasananya agak membingungkan," kata Pochettino setelah berakhirnya pertandingan.

Sumber: Football London

Lanjutkan Membaca ↓