Gara-Gara Sang Istri, Jurgen Klopp Tolak Latih Manchester United

Oleh Windi.Wicaksono pada 12 Nov 2019, 10:45 WIB
Diperbarui 14 Nov 2019, 10:17 WIB
Liverpool Siap Hadapi Barcelona di Anfield

Liverpool - Jurgen Klopp berhasil mendongkrak performa Liverpool dalam tiga musim terakhir. Berkat kontribusinya, The Reds berhasil menjuarai Liga Champions musim lalu. 

Namun, apa jadinya apabila Klopp dulu tidak menangani Liverpool dan memilih melatih sang rival, Manchester United. Pada 2014, pria berusia 52 tahun itu ternyata pernah punya kesempatan duduk di kursi manajer Manchester United.

Tim Setan Merah bisa memiliki Klopp di ruang ganti, jika istri pelatih asal Jerman itu, Ulla Sandrock, tidak memengaruhi keputusan. Klopp ternyata nyaris menukangi Manchester United.

Legenda Liverpool, Phil Thompson, mengungkapkan hal yang sama, di mana dalam sebuah kesempatan dia mewawancarai Klopp untuk Sky Sports. Thompson mendengar sendiri pengakuan dari mantan pelatih Borussia Dortmund itu soal tawaran dari Manchester United.

"Saya mewawancarai Jurgen Klopp untuk Sky, dan saya bertanya apakah dia (Klopp) dan Liverpool diciptakan untuk satu sama lain. Dia menatapku dan bertanya memangnya mengapa?" ujar Thompson, seperti dilansir TV2.

2 of 2

Bukan Pilihan Tepat

Juergen Klopp Pantau Latihan Liverpool Jelang Hadapi Tottenham
Ekspresi Manajer Liverpool Juergen Klopp saat memantau latihan anak asuhnya. (AP Photo/Rui Vieira)

"Lalu Klopp mengatakan kepada saya, dia bisa mengambil alih Manchester United, tetapi istrinya mengatakan itu bukan pilihan tepat," beber Thompson, mengisahkan.

"Ketika tawaran Liverpool tiba, istrinya mengatakan itu pilihan tepat. Ada sesuatu yang aneh di sana. Seolah-olah dia diciptakan untuk Liverpool," ungkapnya.

Pada 2014, Manchester United memang mencari manajer baru setelah mereka memecat David Moyes. Louis van Gaal yang akhirnya dipilih untuk menukangi The Red Devils. Akan tetapi, pelatih asal Belanda itu kemudian juga dicopot dua tahun kemudian.

Sumber asli: Sky Sports

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis: Windi Wicaksono/Editor:Edu Krisnadefa/Published: 12/11/2019)

Lanjutkan Membaca ↓