Mateo Kovacic Meringis Kesakitan saat Berjabat Tangan dengan John Terry, Apa Penyebabnya?

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 05 Des 2019, 19:15 WIB
Diperbarui 06 Des 2019, 20:17 WIB
Chelsea Tahan Imbang Valencia 2-2 di Mestalla

Bola.com, London - Gelandang Chelsea, Mateo Kovacic, dibuat kesal oleh asisten pelatih Aston Villa, John Terry. Selepas pertandingan antara Chelsea kontra Aston Villa, Kovacic terlihat kesakitan saat berjabat tangan dengan Terry.

Kovacic yang bermain selama 90 menit langsung berjalan ke pinggir lapangan. Sambil berjalan, mantan pemain Real Madrid itu pun menyalami orang yang dilaluinya, termasuk John Terry yang berdiri di depan lorong pemain.

Namun, saat Kovacic menggenggam tangan Terry, ia memperlihatkan mimik muka kesakitan. Setelah itu, ia pun hanya melihat sekejap dan langsung masuk ke lorong.

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan Guardian pada 2007, ada banyak jenis jabat tangan yang berbeda. Satu di antaranya bernama Bone Crusher. Jenis jabatan tangan tersebut termasuk yang tidak menyenangkan.

Dilansir Give Me Sport, Kamis (5/12/2019) Terry jelas mengeluarkan Bone Crusher untuk Mateo Kovacic, namun apa maksud dari yang dilakukan Terry tersebut.

"Pesan meremas tangan Anda sampai Anda merasa nyeri dirancang untuk mengintimidasi Anda," demikian laporan The Guardian seperti dikutip dari Give Me Sport.

"Bahkan ketika orang tersebut mungkin tidak tahu seberapa kuat mereka, masih ada pesan intimidasi dan kekuatan di balik cengkeramannya. Anda tidak perlu berpura-pura menjadi pengecut di hadapan mereka, dan, pada kenyataannya, mereka mungkin merespons positif jika Anda menampilkan diri dengan penuh kekuatan."

"Jangan terlibat kontes meremas tangan ketika Anda bersalaman, karena itu akan berubah menjadi persaingan. Dan bahkan jika Anda menang, maka kalian akan tetap terlihat kalah." 

Bone Crusher kerap dijadikan senjata oleh orang-orang yang kompetitif. Kondisi tersebutlah yang menjadi alasan mengapa Terry melakukan Bone Crusher pada Mateo Kovacic dan mungkin pada orang-orang yang lain.

2 dari 2 halaman

Meraih Poin Penuh

Liga Inggris: Chelsea Bangkit, Leicester Menang Lagi
Selebrasi pemain Chelsea Mason Mount saat mengalahkan Aston Villa (AP)

Chelsea berhasil meraih poin penuh saat menjamu Aston Villa pada lanjutan Premier League 2019-2020 pekan ke-15, Kamis (5/12/2019) di Stadion Stamford Bridge. Tim asuhan Frank Lampard itu menang dengan skor 2-1.

Dua gol kemenangan Chelsea masing-masing dicetak Tammy Abraham (24') dan Mason Mount pada menit ke-48. Sementara, gol tim tamu dicatatkan oleh Mahmoud Hassan pada menit ke-41.

Berkat hasil ini, Chelsea masih menduduki peringkat empat di tabel klasemen dengan poin 26, sedangkan Aston Villa menempati posisi 15 dengan poin 15.

Sumber: Give Me Sports

Lanjutkan Membaca ↓