3 Sikap Solskjaer yang Bikin Robin Van Persie Geram

Oleh Hesti Puji Lestari pada 02 Jan 2020, 09:55 WIB
Diperbarui 02 Jan 2020, 09:55 WIB
Newcastle Vs MU
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Manchester - Sikap yang ditunjukkan Ole Gunnar Solskjaer dalam sebuah wawancara setelah Manchester United dibantai Arsenal, membuat Robin van Persie kesal. Menurut Van Persie, Solskjaer tak seharusnya menunjukkan sikap yang terlalu santai.

Manchester United kembali menelan kekalahan dari Arsenal dalam lanjutan Premier League, Kamis (2/1/2020). MU dipencundangi The Gunners dengan skor 0-2 dalam laga tersebut.

Dua gol Arsenal masing-masing diciptakan oleh Nicolas Pepe pada menit ke-8 dan Sokratis Papastathopoulos di menit ke-42. Itu berarti, MU manjadi tim pertama yang dikalahkan Mikel Arteta sejak didapuk menangani The Gunners sejak 21 Desember 2019.

Sementara bagi Setan Merah, hasil ini tentu sangat tidak bagus. Solskjaer semakin membuktikan skuat muda asuhannya belum stabil musim ini.

Namun sikap tak biasa ditunjukkan manajemen Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, dalam sebuah wawancara setelah pertandingan. Melansir dari Mirror, Kamis (2/1/2019), sikap pelatih asal Norwegia itu membuat mantan pemain MU, Robin van Persie, marah.

Bukan hanya satu, setidaknya ada tiga sikap Ole Gunnar Solskjaer yang membuat mantan striker MU, Robin Van Persie, geram. Apa saja sikap tersebut? Berikut Bola.com telah merangkumnya.

 

2 dari 4 halaman

1. Bicaranya Terlalu Baik

MU Bermain Imbang 3-3 di Markas Sheffield United
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (AP Photo/Jon Super)

Ole Gunnar Solskjaer dikenal sebagai pria yang sopan dan tidak bisa marah. Itulah sebabnya, pelatih asal Norwegia tersebut memiliki julukan The Babt Faced Assassin (Si Pembunuh Bermuka Bayi).

Namun, kesopanan tidak selayaknya ditunjukkan Solskjaer kalah timnya baru saja dipecundangi klub papan tengah, Arsenal. Setidaknya, itulah menurut Van Persie.

"Ketika saya mendengarkan pidato Ole, dia terdengar seperti orang yang baik. Saya ingin melihatnya sedikit lebih kejam, marah saja," ujar Robin Van Persie melansir dari Mirror.

3 dari 4 halaman

2. Solskjaer Tersenyum pada saat yang Tidak Tepat

Manchester United Vs Watford
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (AP/Martin Rickett)

Selain terlihat begitu santai kala ditanya tentang kekalahannya dalam laga itu, Solskjaer juga masih sempat tersenyum. Dan sekali lagi, momen kekalahan MU dari Arsenal disebut bukan momen yang tepat untuk melempar senyum kepada awak media.

"Bahkan, saya melihatnya tersenyum setelah pertandingan seperti itu. Ini bukan saatnya untuk tersenyum," tambah Van Persie.

4 dari 4 halaman

3. Tidak Tegas

Newcastle Vs MU
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (AFP/Paul Ellis)

Masih menurut Robin Van Persie, sikap Ole Gunnar Solskjaer yang terlalu lunak membuatnya tak memiliki wibawa di hadapan pemain Manchester United. Van Persie menilai pelatih harus ditakuti oleh anak buahnya.

Dengan begitu, akan ada rasa waswas dan ketakutan dari pemain ketika melakukan sebuah kesalahan dalam pertandingan. "Mereka membutuhkan pelatih yang menakutkan," kata Van Persie.

"Dengan ketakutan maka pemain yang gagal melakukan aksi terbaiknya selama pertandingan, mereka akan takut kena hukuman," tambah Van Persie.

Komentar pemain asal Belanda itu bukan tanpa alasan. Solskjaer mengakui tidak ditakuti oleh penggawa Manchester United.

"Mungkin. Dari penampilan yang ditunjukkan, saya kira mereka begitu (tidak takut) terhadap saya," ujar Solskjaer.

Sumber: Mirror

 

Lanjutkan Membaca ↓
Profil Bintang Luis Suarez, Penyerang Barcelona yang Sukses Berkat Cinta Pertamanya