3 Pemain Darah Muda yang Bisa Mengembalikan Lagi Kejayaan Manchester United

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 18 Jan 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 18 Jan 2020, 11:15 WIB
Gol Tunggal Juan Mata Bawa MU ke Babak 16 Besar Piala FA

Jakarta - Manchester United  adalah salah satu klub terbesar di dunia. Penggemar sepak bola sudah terbiasa menyaksikan Setan Merah berkompetisi di level tertinggi baik di dalam negeri maupun di Liga Champions.

Namun, Manchester United seperti mengalami 'kejatuhan' sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson. Perekrutan manajer dan skuat yang buruk telah membuat United jatuh dari papan atas sepakbola Eropa.

Masa jabatan David Moyes di Old Trafford adalah bencana dan orang Skotlandia itu pun kehilangan pekerjaannya tanpa menyelesaikan musim penuh yang bertanggung jawab.

Kemudian, penunjukan Louis van Gaal disambut dengan optimisme, tetapi pelatih asal Belanda itu juga harus pergi setelah memenangkan Piala FA. Jose Mourinho datang untuk musim selanjutnya dan memenangkan tiga piala. Tapi, ia juga kemudian berkontribusi pada keadaan MU saat ini.

Manchester United membutuhkan perbaikan besar-besaran. Skuat sama sekali tidak cukup baik untuk bersaing di level tertinggi. Namun, sekarang ada titik terang di skuat. Mereka memiliki pemain-pemain berbakat, dan inilah tiga pemain yang harus difasilitasi klub untuk membangun kembali tim.

2 dari 4 halaman

Marcus Rashford

Manchester City Vs Leicester City
Striker Manchester United, Marcus Rashford, melakukan selebrasi usai membobol gawang Leicester City pada laga Premier League di Stadion King Power, Minggu (3/2). Manchester United menang 1-0 atas Leicester City. (AP/Rui Vieira)

Marcus Rashford saat ini menjadi titik fokus serangan United. Pemai Inggris ini sudah membuat 19 gol dalam 29 penampilan. Pada usia 22 tahun, Rashford sudah jadi pemain terbaikdi lini depan. Pemain muda itu juga memiliki hubungan khusus dengan para penggemar mengingat dia telah berada di United sejak dia baru berusia tujuh tahun.

Karena itu, Rashford harus menjadi talenta bintang untuk membangun tim, meski harus dicarikan orang yang dapat mendukungnya dan mengeluarkan yang terbaik.

Rashford telah membuat 200 penampilan besar untuk MU dan secara bertahap selalu meningkatkan kemampuannya dalam hal gol dan assist. Karenanya, MU harus berusaha keras menjagaRashford di klub, terutama saat ia mencapai masa jayanya.

Meskipun United membutuhkan penyerang tengah kelas atas lainnya, ini bukan alasan untuk memengaruhi posisi Rashford di tim mengingat pemain muda itu jauh lebih nyaman sebagaipemain penyerang sayap kiri.

3 dari 4 halaman

Anthony Martial

Gol Tunggal Juan Mata Bawa MU ke Babak 16 Besar Piala FA
Pemain Manchester United Anthony Martial (tengah) menendang bola ke gawang Wolverhampton Wanderers pada putaran ketiga Piala FA di Old Trafford, Manchester, Inggris, Rabu (15/1/2020). Manchester United menang 1-0. (AP Photo/Rui Vieira)

Anthony Martial bisa dibilang adalah pemain paling berbakat yang dimiliki MU saat ini selain Paul Pogba. Meski karier pemain Prancis di klub sejauh ini masih naik-turun. Ketika fit Martial adalah salah satu pemain depan terbaik di liga. Ia memiliki kecepatan, dribbling.

Masalah terbesar sejauh ini adalah seberapa sering kita benar-benar bisa melihat Martial dalam kondisi bugar. Mantan pemain AS Monaco ini telah berjuang dengan cedera sejak transfernya dari Ligue 1 pada tahun 2015.

Terlepas dari bakatnya yang jelas, penyerang itu hanya berhasil mencetak dua gol di liga hanya dua kali. Musim terbaiknya di Inggris sejauh ini adalah musim debutnya ketika ia mencetak 17 gol di semua kompetisi. Statistik keseluruhan Martial untuk MU adalah 59 gol dan 32 assist dalam 196 penampilan.

Martial tentu saja memiliki talenta dan keahlian untuk MU agar tetap dalam rencana mereka untuk membangun kembali tim. Kemitraan potensial dengan Rashford akan sangat menarik juga untuk disimak.

4 dari 4 halaman

Paul Pogba

Kapten Manchester United
1. Paul Pogba – Pemain yang berhasil membawa Prancis meraih gelar juara Piala Dunia ini mampu bangkit dan tampil apik di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Sang pelatih pun tak segan-segan mengatakan bahwa Pogba adalah pemimpin tulen. (Paul Ellis)

Meski selalu bersikap kontroversial, Paul Pogba adalah pemain MU yang paling berbakat. Meski sekarang bakatnya telah dirusak oleh situasi di sekitarnya serta cedera dan masalah pribadi.

Pemain asal Prancis itu baru tampil tujuh kali di liga musim ini karena cedera dan spekulasi terus-menerus yang menghubungkannya dengan Real Madrid sepertinya tidak pernah berakhir.

Man United memiliki tugas yang cukup besar dalam meyakinkan pemenang Piala Dunia untuk tetap di Old Trafford, tetapi mereka juga harus melakukan segala daya untuk melakukannya.

Pogba mampu bermain dalam berbagai peran dan kemampuan mencetak golnya. Ini sangat penting bagi tim yang sangat bergantung pada Rashford dan Martial untuk mencetak gol.

Pemain Prancis ini memiliki 31 gol dan 31 assist dalam 150 penampilan untuk MU. Ini menggambarkan betapa integralnya dia dengan lini tengah mereka.

Kreativitas yang dibawa mantan bintang Juventus ini juga tak tertandingi oleh siapa pun di MU. Saat mengatur untuk membangun lagi klub. United membutuhkan seseorang dengan kemampuan dan status Pogba sebagai pemain tengah harus menemukan pemain untuk melengkap gaya permainannya.

 

Sumber asli: Liputan6.com

Disadur dari: Liputan6.com (Achmad Yani/Marco Tampubolon, Published 17/1/2020)

 

Lanjutkan Membaca ↓