Pep Guardiola Akui Serangan Balik Crystal Palace Repotkan Manchester City

Oleh Rizki Hidayat pada 19 Jan 2020, 20:20 WIB
Diperbarui 19 Jan 2020, 20:20 WIB
Manchester City Ditahan Crystal Palace 2-2

Bola.com, Manchester - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengakui jika timnya kerepotan membendung serangan balik yang dilancarkan Crystal Palace pada laga pekan ke-23 Premier League, di Stadion Etihad, Sabtu (18/1/2020).

Menjamu Palace, The Citizens tampil menekan sejak menit awal. Berdasarkan statistik di situs resmi Premier League, Man City mencatatkan 72,3 persen penguasaan bola, berbanding 27,7 persen milik Palace.

Manchester City juga melepaskan 25 tembakan yang enam di antaranya mengarah ke gawang. Adapun Crystal Palace memperoleh tiga peluang bagus dari lima kesempatan.

Meski menguasai jalannya laga, Man City kerepotan membendung serangan balik The Eagles. Bahkan, Palace mampu unggul lebih dulu berkat gol Cenk Tosun pada menit ke-39.

Manchester City tak tinggal diam. Mereka meningkatkan intensitas serangan pada paruh kedua. Hasilnya, Sergio Aguero membawa City berbalik unggul 2-1, berkat golnya pada menit ke-82 dan 87'.

Akan tetapi, kemenangan Man City yang sudah di depan mata harus buyar pada menit ke-90. Umpan mendatar Wilfried Zaha dari sisi kiri salah diantisipasi oleh Fernandinho.

Si kulit bundar yang coba dihalau Fernandinho justru berbelok masuk ke dalam gawang sendiri. Sampai laga berakhir, Manchester City 2 Crystal Palace 2.

 

2 dari 3 halaman

Bakal Berbenah

Manchester City Ditahan Crystal Palace 2-2
Ekspresi pemain Manchester City Sergio Aguero (kiri) dan Gabriel Jesus setelah rekan mereka Fernandinho mencetak gol bunuh diri saat menghadapi Crystal Palace pada pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, Sabtu (18/1/2020). Laga berakhir 2-2. (AP Photo/Rui Vieira)

Pep Guardiola menyebut timnya akan berbenah menyusul hasil kurang memuaskan tersebut. Manajer asal Spanyol itu tak ingin anak asuhnya kerepotan mengantisipasi serangan balik tim lawan.

"Kami akan memperbaiki dan meningkatkannya. Sesederhana itu. Anda tidak bisa membiarkan lawan memanfaatkan serangan balik. Kami tahu itu. Musim lalu, ketika mereka mengalahkan kami (2-3), itu cara yang sama. Mereka memiliki dua atau tiga peluang, dan mencetak gol," ujar Guardiola.

"Secara umum dalam semua pertandingan melawan Palace, kami mengendalikan pemain tetapi Anda harus menghindari kesalahan. Anda seharusnya tidak membiarkan Zaha berlari, tetapi kami melakukannya dan setelah itu kami kebobolan," lanjutnya.

Dengan hasil ini, Manchester City tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Premier League dengan nilai 48. Mereka tertinggal 13 poin dari Liverpool yang masih nyaman berada di puncak klasemen. Di sisi lain, Crystal Palace menghuni urutan kesembilan dengan 30 angka.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Functional Training, Olahraga yang Cocok untuk Masyarakat Urban