Hubungan Jose Mourinho dengan Pemain Tottenham Hotspur Mulai Retak?

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 22 Jan 2020, 21:25 WIB
Diperbarui 22 Jan 2020, 21:25 WIB
Tottenham Hotspur Vs Chelsea

Jakarta - Pemain senior di Tottenham Hotspur dilaporkan merasa frustrasi dengan taktik yang diterapkan Jose Mourinho. Mereka percaya bahwa tim telah mengalami kemunduran sejak ia menggantikan Mauricio Pochettino sebagai pelatih kepala.

Hasil imbang tanpa gol dengan Watford, akhir pekan lalu, menjadikan Tottenham Hotspur mencapat empat pertandingan liga tanpa kemenangan. Saat ini Spurs terpaut sembilan poin dari posisi empat besar di klasemen sementara Liga Premier.

Seperti dilansir The Sun, mantan manajer Chelsea dan Manchester United itu, kini menghadapi keresahan yang mulai berkembang di klub. Bahkan, kabarnya beberapa pemain senior Tottenham saat ini, sudah tidak bahagia di bawah pelatih asal Portugal itu.

Laporan tersebut mengklaim bahwa sesi latihan Mourinho yang ketinggalan zaman dan taktik bola panjang selama pertandingan belum diterima dengan baik oleh tim.

Sementara itu, muncul juga tuduhan bahwa sejumlah pemain Tottenham Hotspur tidak senang dengan perlakuan manajer mereka terhadap Tanguy Ndombele, yang mendapat kritikan masalah cederanya.

2 dari 3 halaman

Butuh Striker Baru

Gasak Middlesbrough, Tottenham Lolos ke Babak 32 Besar Piala FA
Para pemain Tottenham Hotspur merayakan gol Giovani Lo Celso ke gawang Middlesbrough FC pada pertandingan Piala FA di Tottenham Hotspur Stadium, London, Selasa (14/1/2020). Tottenham menang 2-1 dan lolos ke babak 32 besar. (AP Photo/Matt Dunham)

Sejauh ini Lucas Moura telah digunakan sebagai penyerang tengah Tottenham dalam pertandingan terakhir. Sementara itu, pencetak gol terbanyak Harry Kane harus absen hingga April setelah operasi hamstring.

Klub London ini terus dikaitkan dengan kepindahan striker baru, meskipun Mourinho mengatakan bahwa klub tidak akan dipaksa masuk pasar transfer.

Sebelumnya, Mourinho mengakui pekerjaan di Tottenham adalah tantangan terberat sebagai manajer sejak ia menukangi di FC Porto 18 tahun lalu.

The Special One berujar pengangkatannya sebagai bos Spurs pada bulan November di awali sejumlah kesialan. Tantangan berat yang ia hadapi sudah dihitung sejak awal ia mengiyakan tawaran menukangi Spurs.

 

Sumber asli: The Sun

Disadur dari: Liputan6.com (Achmad Yani/Adyaksa Vidi, Published 22/1/2020)

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Functional Training, Olahraga yang Cocok untuk Masyarakat Urban