Odion Ighalo Jadi Bukti Betapa Buruk Manajemen Manchester United

Oleh Hesti Puji Lestari pada 02 Feb 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 02 Feb 2020, 14:00 WIB
Penampilan Menurun

Bola.com, Jakarta - Pundit sekaligus mantan pemain Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik terhadap cara mantan klubnya merekrut pemain. Menurut Neville, kedatangan Odion Ighalo menjadi bukti nyata betapa buruknya manajemen Manchester United.

Setan Merah secara tak terduga memboyong striker Shanghai Shenhua, Odion Ighalo, dengan status pinjaman, Jumat (31/1/2020). Odion Ighalo didatangkan Manchester United pada detik-detik akhir penutupan bursa transfer musim dingin 2020.

Kabarnya, Ighalo menjadi sosok potensial pengganti Marcus Rashford yang tengah dihantam cedera. Namun, Gary Neville tidak sepakat dengan alasan itu.

Menurut Naville, Manchester United hanya butuh seseorang untuk mengisi kekosongan lini depannya. Masih menurut Naville, Manchester United seperti tidak terlalu serius untuk mendatangkan striker baru sepeninggal Romelu Lukaku.

Mengingat ke belakang, Lukaku resmi merapat ke Inter Milan pada awal Agustus 2019. Pemain asal Belgia itu bahkan telah memberi tahu manajemen Manchester United bahwa dia akan pergi sejak Februari 2019.

Waktu terhitung cukup bagi Setan Merah untuk menimbang striker mana yang hendak menjadi pengganti Romelu Lukaku. Tapi, menurut Gary Neville, manajemen tidak berpikir sejauh itu. Kondisi itu menunjukkan betapa buruknya manajemen transfer Manchester United.

"Menurut saya, mereka hanya butuh seseorang untuk mengisi lini depannya," ujar Neville.

"Romelu Lukaku memberi tahu tim bahwa ia akan pergi pada Februari/Maret 2019 lalu. Itu berarti, Manchester United punya waktu 9 bulan untuk bermanuver dan mengotrak striker dengan durasi panjang. Tapi, entah bagaimana, mereka melakukan pinjaman pada hari terakhir penutupan bursa transfer," tambah Neville.

2 dari 2 halaman

Bukan Hanya Odion Ighalo

Manchester United Vs Wolverhampton Wanderers
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, menendang bola saat melawan Wolverhampton Wanderers, Matt Doherty, pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (1/2/2020). Kedua tim bermain imbang tanpa gol. (AP/Martin Rickett)

Odion Ighalo bukan satu-satunya pemain yang didatangkan Manchester United di bursa transfer Januari. Sebelumnya, Setan Merah juga mendatangkan Bruno Fernandes dari Sporting Lisbon, pada Kamis (30/1/2020).

Sang pemain pindah ke Old Trafford dengan biaya transfer senilai 67,7 juta poundsterling atau sekitar Rp1,21 triliun. Bruno tak perlu menunggu terlalu lama untuk unjuk gigi.

Gelandang berusia 25 tahun itu langsung menjalani debut kala Manchester United bermain imbang tanpa gol kontra Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Minggu (2/2/2020).

Bruno Fernandes juga menjadi bukti buruknya manajemen transfer Manchester United. Isu tak enak perihal transfer Bruno Fernandes sempat menyeruak ke permukaan. Kabarnya, manajemen Manchester United sempat ingin mundur dari perburuan gelandang Sporting Lisbon itu.

Namun, teror fans ke rumah Ed Woodward seperti mengubah keputusan. Pada Rabu (29/1/2020) atau selang beberapa jam setelah serangan ke rumah Woodward terjadi, Manchester United memberi pengumuman suksesnya negosiasi antara kedua belah pihak.

Lanjutkan Membaca ↓