Denda Belasan Triliun Rupiah untuk Premier League Jika Kompetisi Berhenti

Oleh Nurfahmi Budi pada 20 Mar 2020, 14:50 WIB
Diperbarui 20 Mar 2020, 14:50 WIB
Watford Vs Liverpool
Gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain, berusaha melewati pemain Watford pada laga Premier League di Stadion Vicarage Road, Sabtu (29/2/2020). Watford menang 3-0 atas Liverpool. (AP/Alastair Grant)

Bola.com, Jakarta - Otoritas Premier League mengungkapkan besaran kompensasi denda jika kompetisi musim ini berhenti total. The Athletic menyebut hasil pertemuan antarklub dan pengelola Premier League pada Kamis (19/3/2020) waktu setempat.

The Athletic merilis, Premier League punya kewajiban mengembalikan uang sebagai denda sebesar 765 juta pounds atau sekitar Rp11,5 triliun. Angka itu berasal dari akumulasi rangkaian dana dari hak siar ke 20 klub peserta Premier League 2019-2020.

Besaran denda tersebut sesuai dengan isi kontrak kerja dengan SkySport, sebagai satu di antara pemegang hak siar. Kompetisi Premier League terancam berhenti total akibat wabah global virus Corona.

Pengambil kebijakan di Premier League sudah mengumumkan penundaan kembali kelanjutan kompetisi sampai akhir April 2020. Namun, keputusan tersebut bakal melihat kondisi terakhir pada medio tersebut.

Artinya, jika masih terus terjdi 'bencana', bisa saja bakal ditunda ataupun berhenti total. Andai menjadi kenyataan, klub-klub yang sudah menerima seluruh jatah kontrak hak siar mereka selama satu musim, bakal kelimpungan.

 

2 dari 2 halaman

Dana Besar

Gelandang Manchester United, Paul Pogba.
Gelandang Manchester United, Paul Pogba, berhasil mencetak dua gol dan satu assist sekaligus membantu timnya menang 4-1 atas Bournemouth di Old Trafford, pada laga pekan ke-20 Premier League, Minggu (30/12/2018). (AP Photo/ Jon Super)

Maklum, sebagian dari mereka sangat mengharapkan keberadaan kontrak dari hak siar, terutama klub-klub kecil. Walhasil, jika harus mengembalikan, sisi finansial mereka bakal terganggu.

Beruntung, otoritas Premier League sudah memiliki solusi praktis. Satu yang pasti, pengelola Premier League menjamin kompetisi akan selesai, meski nantinya pertandingan bakal berstatus tertutup alias tanpa penonton.

Sumber : The Atletic, The Sun

Lanjutkan Membaca ↓
Manchester City Incar Jack Grealish