Sedikit Perubahan di Posisi Ini, Liverpool Bisa Lebih Kejam Lagi Musim Depan

Oleh Hanif Sri Yulianto pada 25 Mar 2020, 17:10 WIB
Diperbarui 25 Mar 2020, 17:10 WIB
Trent Alexander-Arnold, Xherdan Shaqiri, Liverpool

Bola.com, Jakarta - Tak ada keraguan. jika bicara dominasi Liverpool musim ini di Premier League. Skuad asuhan Jurgen Klopp ini duduk dengan nyaman di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 25 poin dari Manchester City, yang ada di peringkat kedua.

Liverpool hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar Premier League. Gelar nanti bakal jadi pelepas dahaga setelah 30 tahun tak menjuarai kompetisi tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Performa Liverpool musim ini tak bisa dilepaskan dari sektor pertahanan yang tangguh. Terbukti, hingga pekan ke-29, gawang The Reds baru jebol 21 gol.

Ini menjadi catatan kebobolan paling sedikit di antara pesaing di Premier League.

Selain lini pertahanan yang tangguh, barisan penyerangan Liverpool juga dianggap tajam.

Sejauh ini The Reds melesakkan 66 gol dengan Mohamed Salah menjadi top scorer klub dengan 16 gol di Premier League.

Torehan gol Liverpool ini hanya berselisih dua dari Manchester City, yang menjadi tim paling produktif di Premier League.

Dengan kompetisi yang ditunda hingga akhir April karena pandemi virus Corona, Jurgen Klopp dapat mulai mengevaluasi tim guna menatap laga setelah dimulai kembali atau musim depan.

Pasalnya, Liverpool mengalami empat kekalahan dalam enam laga terakhir sebelum penundaan Premier League.

Berikut sedikit perubahan di beberapa posisi agar Liverpool lebih kejam lagi di musim depan dilansir dari Talksport, Rabu (25/3/2020).

2 dari 3 halaman

Lini yang Perlu Peningkatan

Liverpool Gagal Juara
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) terpaksa harus melakukan penundaan liga karena sudah ada pelaku sepak bola di Inggris yang terkena virus Corona. Tercatat, manajer Arsenal, Mikel Arteta dan punggawa Chelsea, Callum Hudson-Odoi. (AP/Rui Vieira)

Liverpool cukup aman di sektor penjaga gawang. Alisson Becker kerap melakukan penyelamatan fantastis di bawah mistar.

Justru Liverpool perlu menambah pemain baru di sektor bek tengah sebagai tandem Virgil van Dijk. Nama Jose Gimenez (Atletico Madrid dan Dayot Upamecano (RB Leipzig), telah dikaitkan dengan Liverpool.

Kehadiran satu di antara dua pemain tersebut akan membuat lini belakang The Reds makin kukuh.

Sementara untuk sektor bek sayap, Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson masih menjadi kombo yang bagus.

Lini tengah Liverpool berisi gelandang-gelandang bertenaga seperti Jordan Henderson, Georginio Wijnaldum, Fabinho, Alex Oxlade-Chamberlain, Naby Keita, James Milner, dan Adam Lallana. Namun, para pemain tersebut kurang memberikan kreativitas seperti Philippe Coutinho.

Kini, Liverpool sedang memata-matai bintang Bayer Leverkusen, Kai Havertz, dan pemain Napoli, Fabian Ruiz. Kedua pemain tersebut dirasa cocok untuk menambah kreativitas lini tengah Liverpool yang seret.

Mohamed Salah dan Sadio Mane merupakan pencetak gol utama Liverpool, meski berposisi sebagai striker sayap. Roberto Firmino pun rela menjadi striker tengah palsu, untuk menjadi umpan.

The Reds perlu mendatangkan striker dengan naluri targetman. Timo Werner bisa menjadi solusi yang pas untuk posisi tersebut.

Apalagi, pada beberapa bulan terakhir, pemain berpaspor Jerman itu kerap melempar kode ke Liverpool. Sementara itu The Reds juga mulai melirik Jadon Sancho sebagai alternatif andai Sadio Mane hengkang musim pada panas nanti.

3 dari 3 halaman

Prediksi Starting Eleven Liverpool Musim Depan

Kiper: Alisson Becker

Bek: Andy Robertson, Virgil van Dijk, Jose Gimenez,  Trent Alexander-Arnold

Gelandang: Fabian Ruiz, Roberto Firmino, Jordan Henderson

Striker: Jadon Sancho, Timo Werner, Mohamed Salah

Sumber: Talksport

Lanjutkan Membaca ↓
5 Pemain Muda Berbakat Minim Sorotan Di Premier League