Pengakuan Thierry Henry, Malu setelah Cetak Hattrick ke Gawang Norwich 15 Tahun Silam

Oleh Aning Jati pada 15 Mei 2020, 13:20 WIB
Diperbarui 15 Mei 2020, 13:20 WIB
Thierry Henry

Bola.com, Jakarta - Thierry Henry merupakan satu di antara pemain dengan catatan hattrick terbanyak sepanjang era Premier League. Total, mantan striker Arsenal ini mengukir delapan hattrick selama kiprahnya di Premier League.

Satu di antara trigol dalam satu laga itu dilesakkan Thiery Henry saat Arsenal bersua Norwich pada musim 2004-2005, tepatnya pada 5 April 2005.

Itu merupakan hattrick kedua Henry pada musim 2004-2005.

Namun, baru-baru ini Henry mengaku justru merasa malu setelah membukukan hattrick ke gawang the Canaries tersebut. Pada laga itu, Meriam London menang dengan skor akhir 4-1. 

Saking malunya, Henry mengungkap bahkan tidak melakukan selebrasi atas hattrick itu setelah pertandingan usai.

Penyebabnya, ia tak puas dengan permainannya setelah mencetak tiga gol itu.

"Saya mencetak hattrick melawan Norwich, tapi saya tak tersentuh. Saya malah malu, saya sesungguhnya malu. Saya bermain sangat buruk, tapi mencetak tiga gol," ujarnya.

"Orang-orang datang setelah pertandingan dan para jurnalis mengatakan 'Anda bermain bagus', tapi tidak! Saya mencetak gol, tapi permainan saya tak bagus," imbuh Thierry Henry.

2 dari 2 halaman

Senang Mengirim Asisst

Thierry Henry
Thierry Henry - Striker asal Prancis ini tercatat memiliki 175 gol selama berkarier di Premier League ketika memperkuat Arsenal. (AFP/Carl De Souza)

Pria asal Prancis itu menambahkan, striker kerap dinilai berdasarkan gol-gol yang mereka ciptakan. Hal ini menurutnya jadi sebuah ketidakadilan, lantaran terasa membuat striker memiliki posisi istimewa dibandingkan pemain di posisi lain.

Saat di lapangan, striker kerap merasa bakal mendapat bantuan dari yang lain untuk mencetak gol. Padahal, dia merasa, menciptakan assist sama pentingnya.

"Terkadang, Anda tahu tim Anda bertahan selama 90 menit. Anda melihat pertahanan tim Anda dan Anda tak bisa membantu. Jadi, saat saya bermain, saya akan memberikan assist. Buat saya, assist sama pentingnya dengan gol," kata Henry.

Sekalipun dengan pemikiran semacam itu, Thierry Henry telah menjelma sebagai satu di antara mesin gol yang pernah ada di era Premier League.

Henry, yang kini berusia 42 tahun, merupakan penerima penghargaan Golden Boot alias top scorer di Premier League pada musim 2001-2002, 2003-2004, 2004-2005, dan 2005-2006.

Sumber: Metro

Lanjutkan Membaca ↓
Striker Southampton Danny Ings Mengancam Jadi Top Scorer Premier League