VIDEO: Premier League Berhenti Karena COVID-19, Manchester United Alami Kenaikan Utang

Oleh Pradipta Rama Baskara pada 22 Mei 2020, 08:05 WIB
Diperbarui 22 Mei 2020, 08:05 WIB

Bola.com, Manchester Manchester United mengalami kenaikan utangĀ akibat pandemi COVID-19 yang terpaksa memberhentikan Premier League pada maret lalu.

Klub yang berjuluk setan merah tersebut baru saja mengeluarkan laporan keuangan, namun dalam laporan tersebut mencata bahwa Manchester United mengalami kenaikan hutang sebanyak 42 persen. Dalam laporan tersebut menyebut bahwa Manchester United memiliki kenaikan utang bersih sebesar 127 juta poundsterling dalam tiga bulan pertama ditahun 2020.

Dari Januari hingga Maret, Manchester United mengalami kerugian senilai 28,55 juta poundsterling. Angka ini sangat jomplang dibanding periode yang sama tahun lalu, di mana Setan Merah mereguk keuntungan senilai 11,1 juta poundsterling.

Kerugian dan bertambahnya utang yang dialami Manchester United tak lepas dari adanya pandemi global Covid-19 yang meluluhlantakkan berbagai sektor, termasuk industri sepak bola.

Penurunan juga terjadi pada pendapatan dari hak siar., yakni mencapai 51,7 persen menjadi 26 juta poundsterling. Sementara itu, pendapatan dari pertandingan pun juga menurun senilai 2,6 juta poundsterling menjadi 29,1 juta poundsterling.

Namun petinggi klub Manchester United mengatakan jika pihaknya tetap berkomitmen untuk terus membantu memerangi virus COVID-19. Sampai saat ini pun belum ada kepastian kapan akan bergulirnya Premier League kembali.