Ole Gunnar Solksjaer Tidak Keberatan Singkirkan Pemain Brengsek di Manchester United

Oleh Hendry Wibowo pada 22 Mei 2020, 14:30 WIB
Diperbarui 22 Mei 2020, 14:30 WIB
Manchester United (MU)
Bek Manchester United (MU) Victor Lindelof dan manajer Ole Gunnar Solskjaer tersenyum usai mengalahkan Watford 3-0 pada pekan ke-27 Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (23/2/2020). (Martin Rickett / PA via AP)

Bola.com, Manchester - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan sebuah pernyataan tegas. Ia menyebut tidak akan sungkan-sungkan mendepak pemain-pemain yang menjadi benalu di skuat Manchester United.

Solskjaer saat ini memiliki kewenangan penuh di Manchester United. Ia sudah diangkat sebagai manajer permanen Setan Merah, setelah sebelumnya berstatus sebagai caretaker United.

Sejauh ini, Solskjaer tidka kenal kompromi di timnya. Ia sudah menyingkirkan beberapa pemain seperti Romelu Lukaku, Chris Smalling, Alexis Sanchez dan Marouane Fellaini.

Solskjaer menyebut bahwa ia sama sekali tidak keberatan menyingkirkan pemain-pemain bintang tetapi jadi benalu di timnya. "Saya lebih memilih ada lubang di tim saya daripada memiliki seorang pemain yang brengsek," buka Solskjaer kepada United We Stand.

Solskjaer percaya harmoni tim adalah sesuatu yang sangat penting dalam timnya. Untuk itu pemain-pemain yang mengacau keharmonisan timnya bakal ia depak tanpa ragu.

"Saya rasa kepribadian pemain itu penting, karena itu berpengaruh dalam lingkungan tim ini. Saya tidak keberatan pemain saya memiliki ego, namun mereka harus bisa beradaptasi dengan tim ini."

"Ada hal lain yang tidak saya sukai tahun lalu. Ada beberapa pemain yang punya agenda personal yang tidak bisa diselesaikan hingga musim panas dan itu mengganggu tim ini."

2 dari 3 halaman

Sudah Membaik

Aksi Mason Greenwood, Bocah Ajaib Manchester United
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, percaya jika Mason Greenwood bisa menyamai kehebatan Wayne Rooney sebagai pemain di masa mendatang. (AFP/

Solskjaer menyebut saat ini ia puas dengan tim Manchester United. Ia menyebut saat ini kondisi internal timnya sudah jauh lebih baik.

"Di bulan Maret 2019, fisik dan mental pemain saya mengalami kelelahan. Kami juga mendapatkan sejumlah cedera dan para pemain kami mulai berpikir hal-hal yang negatif."

"Saat ini mereka sudah mampu berpikir dengan positif. Tentu ada pemain yang ingin bermain lebih banyak, namun jika mereka ingin timnya meraih kesuksesan, maka semua pemain harus siap bermain kapan pun. Saya merasa tim kami saat ini tidak ada pemain buruk." ujarnya.

Performa Manchester United sebelum kompetisi ditangguhkan cukup impresif. Mereka meraih 11 laga tanpa kekalahan, di mana mereka mencetak 29 gol dan kebobolan dua gol saja.

Sumber asli: United We Stand

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, Published 21/5/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Profil Bintang Bruno Fernandes, Gelandang Andalan Manchester United yang Pernah Jadi Bek