Liverpool Tetap Ingin Gelar Konvoi Perayaan Juara

Oleh Wiwig Prayugi pada 23 Mei 2020, 05:00 WIB
Diperbarui 23 Mei 2020, 05:00 WIB
Suporter Liverpool Rayakan Kemenangan Liga Champions

Bola.com, Liverpool - Chairman Liverpool, Tom Werner mengatakan, klub melakukan konvoi untuk merayakan juara Premier League musim ini. Mereka akan mengatur konvoi tersebut agar sesuai dengan protokol COVID-19.

Pasukan Jurgen Klopp tinggal meraig dua kemenangan lagi untuk mengamankan gelar Premier League sejak 1990.

"Ada banyak kekurangan dalam kehidupan banyak orang. Sepak bola sangat penting bagi impian dan harapan mereka.

Mengenai kemungkinan pertandingan digelar secara tertutup, Werner menegaskan pihaknya akan mengerahka kekuatan agar konvoi tersebut berlangsung aman.

"Dan tentu saja, mengenai Liverpool, kami bermain sepak bola yang luar biasa dan kami hanya beberapa pertandingan lagi untuk memenangkan trofi."

"Kita semua berada dalam situasi yang mengerikan. Suatu hari, mudah-mudahan, akan ada vaksin dan kita dapat kembali ke kegembiraan berada di stadion dan menonton permainan pemain sepak bola hebat yang elegan.

"Kami berharap suatu saat nanti, orang-orang akan kembali duduk di sebelah satu sama lain dan menikmati acara olahraga. Tapi itu sepertinya jauh sekali saat ini."

2 dari 3 halaman

Digelar Setelah Situasi Membaik

Suporter Liverpool Rayakan Kemenangan Liga Champions
Suporter menyambut kedatangan pemain Liverpool saat parade juara Liga Champions di Liverpool, Inggris (2/6/2019). Ribuan suporter tumpah ruah di jalanan merayakan kemenangan tim kesayangannya meraih piala Liga Champions usai mengalahkan Tottenham di final dengan skor 2-0. (Richard Sellers/PA via AP)

Rencana konvoi Liverpool membuat pemerintah setempat cemas. Wali Kota Liverpool, Joe Anderson, meminta Premier League musim ini dihentikan. Anderson khawatir fans Liverpool akan merayakan gelar juara di Stadion Anfield, dan membuat penyebaran virus corona meningkat.

Namun, bos Werner berjanji akan melakukannya setelah situasi di Inggris membaik dan orang-orang sudah boleh berkumpul lagi.

"Banyak orang berkata jika kami memenangkan Premier League, parade ini seharusnya ditiadakan, tetapi saya menantikan parade suatu saat ketika kita semua dapat berkumpul karena saya tahu itu sangat berrti bagi semua pendukung kami."

Sumber: Mirror

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓