5 Fakta di Balik Kekalahan Menyakitkan Arsenal dari Manchester CIty

Oleh Rizki Hidayat pada 18 Jun 2020, 17:15 WIB
Diperbarui 18 Jun 2020, 17:15 WIB
Gelandang Manchester City, Kevin de Bruyne, saat mengeksekusi penalti ke gawang Arsenal
Gelandang Manchester City, Kevin de Bruyne, saat mengeksekusi penalti ke gawang Arsenal dalam laga Liga Inggris di Etihad Stadium, 17 Juni 2020. (Peter Powell/Pool via AP)

Bola.com, Manchester - Arsenal takluk 0-3 dari Manchester City pada laga tunda pekan ke-28 Premier League. Hasil tersebut membuat The Gunners menelan dua kekalahan beruntun dari Man City pada musim ini.

Bertandang ke markas The Citizens di Stadion Etihad, Rabu (17/6/2020) malam waktu setempat, Arsenal tampil di bawah tekanan. Berdasarkan statistik di situs resmi Premier League, Tim Meriam London mencatatkan 32,9 persen penguasaan bola, berbanding 67,1 persen milik Manchester City.

Terus ditekan, gawang Arsenal akhirnya kebobolan pada menit ke-45+2. Memanfaatkan kesalahan David Luiz, bola langsung disambar Raheem Sterling dengan sepakan kaki kanan. Si kulit bundar pun menghujam deras gawang The Gunners yang dikawal Bernd Leno.

Pada menit ke-49, Arsenal harus bermain dengan 10 orang setelah David Luiz diganjar kartu merah. Luiz menyudahi laga lebih awal akibat menjatuhkan Riyad Mahrez di kotak terlarang.

Alhasil, Man City mendapatkan hadiah penalti. Kevin De Bruyne yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Bola hasil sepakan 12 pas De Bruyne ke pojok kanan bawah gawang mampu mengelabui Leno.

Pada injury time babak kedua, Phil Foden menambah derita Arsenal. Foden berhasil membobol gawang Tim Gudang Peluru, setelah memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Sergio Aguero yang menerpa mistar gawang.

Sampai laga berakhir, Arsenal takluk 0-3 dari Manchester City. Hasil tersebut membuat The Gunners tak mampu meraih kemenangan dari Man City pada musim ini.

Pada pertemuan pertama di Premier League 2019-2020 yang berlangsung di Stadion Emirates, 15 Desember 2019, Tim Meriam London juga menyerah tiga gol tanpa balas dari City.

Berikut ini adalah lima fakta setelah Arsenal takluk 0-3 dari Manchester City.

 

2 dari 3 halaman

Data dan Fakta

FOTO: Manchester City Hajar Arsenal 3-0 di Etihad Stadium
Pemain Manchester City Raheem Sterling (kiri) mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga Premier League di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, Rabu (17/6/2020). Manchester City menang dengan skor 3-0. (Dave Thompson/POOL/AFP)

1. Arsenal tak melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang pada laga kontra Manchester City. Bagi The Gunners, ini adalah untuk pertama kalinya gagal melepaskan sepakan on target pada laga Premier League, setelah terakhir kali terjadi saat bersua Liverpool pada Agustus 2017.

2. Arsenal telah diganjar tiga kartu merah dalam 11 pertandingan Premier League di bawah asuhan Mikel Arteta. Itu adalah jumlah yang sama dalam 51 laga ketika Tim Meriam London ditangani Unai Emery.

3. Arsenal untuk pertama kalinya menelan kekalahan dan kebobolan tiga gol atau lebih, pada laga kandang dan tandang di Liga Inggris menghadapi lawan yang sama (Manchester City musim 2019-2020). Terakhir kali hal serupa terjadi ketika Arsenal bersua Chelsea pada musim 1969-1970.

4. Arsenal belum pernah meraih kemenangan dalam 26 pertandingan tandang terakhir kontrak klub enam besar di Premier League. The Gunners menelan 16 kekalahan dan 10 hasil imbang.

5. David Luiz menjadi pemain pertama yang diganjar kartu merah, membuat lawan mendapat hadiah penalti, dan melakukan kesalahan hingga lawan mencetak gol pada pertandingan Premier League. Terakhir kali hal serupa dilakukan Carl Jenkinson, saat West Ham United bersua Bournemouth pada Agustus 2015.

Sumber: BBC

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓
5 Pemain yang Tidak Kebagian Medali Premier League