Klopp Ungkap Pertandingan yang Jadi Titik Balik Liverpool, Awal Pemicu Kebangkitan

Oleh Yus Mei Sawitri pada 25 Jun 2020, 06:15 WIB
Diperbarui 25 Jun 2020, 06:15 WIB
Jurgen Klopp - Liverpool
Manajer Liverpool Jurgen Klopp dalam laga kontra Salzburg pada matchday kedua Grup E Liga Champions di Anfield, Kamis (3/10/2019) dini hari WIB. Liverpool menang 4-3.(AP Photo/Jon Super)

Bola.com, Liverpool - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengenang satu pertandingan yang menjadi kunci titik balik perjalanan kariernya di Anfield. Ia meyakini kekalahan 1-2 dari Crystal Palace pada November 2015 benar-benar membantu mengubah The Reds. 

Dua gol Crystal Palace masing-masing disumbangkan oleh Yannick Bolasie dan Scott Dann. Itu adalah kekalahan pertama yang diderita Klopp sebagai bos Liverpool. Fans kemudian meninggalkan stadion lebih awal. 

Jurgen Klopp kemudian merombak skuadnya pada musim panas berikutnya. Sisanya adalah sejarah. Kini, Liverpool sudah di ambang juara Premier League 2019-2020.  Klopp meyakini kekalahan dari Palace tersebut menjadi fase yang sangat penting dalam perjalananya timnya hingga menjadi seperti ini. 

"Pada hari itu saya merasa sendirian, karena banyak orang yang meninggalkan stadion. Saya merasa sangat penting pada malam itu untuk membuat pernyataan bahwa banyak hal harus diubah," kata Jurgen Klopp, seperti dilansir Four Four Two, Rabu (24/6/2020). 

"Kami harus berubah dan suporter juga bisa berubah jika mereka ingin membantu. Saya tak pernah merasa sendirian lagi sejak itu sejujurnya. Saya tidak akan merasa sendirian ketika sesuatu yang spesial akan terjadi, maka terjadilah," imbuh pelatih Liverpool asal Jerman itu. 

 

Kabar gembira bagi Sahabat Bola.com yang berstatus penggila sepak bola dan gim FIFA 20. Saksikan keseruan acara BOLA Esports Challenge bersama Andritany Ardhiyasa dan Rezaldi Hehanusa, 25 - 26 Juni 2020. Caranya mudah, cukup KLIK TAUTAN INI ya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Bola.com (@bolacomid) on

2 dari 2 halaman

Titik Awal

Ekspresi Jurgen Klopp, Pelatih yang Dikenal Dengan Gaya Heavy Metal
Ekspresi Pelatih Livepool, Jurgen klopp. (AFP/Oli Scarff)

Klopp mengatakan malam itu dirinya memang tidak langsung merancang rencana besar-besaran, termasuk soal menjual dan membeli pemain baru. 

"Tentu saja bukan malam itu. Itu malam yang dingin saat melawan Palace, saya mengingatnya. Tapi kini saya tak tahu banyak soal itu lagi," ungkap Klopp.   

"Satu-satunya yang saya tahu adalah tim yang kami miliki saat itu adalah dasar untuk apa yang kami miliki sekarang. Mereka menciptakan suasana hati yang bisa kami bangun, bahkan jika suasana hatinya tidak begitu baik saat ini."

"Kami harus menggunakan fakta bahwa orang-orang ingin perubahan. Situasi itu adalah titik awal dan kalah dari Crystal Palace malam itu mungkin banyak membantu karena saya bisa membuat pernyataan seperti itu setelah laga," tegas Jurgen Klopp. 

Sumber: Four Four Two 

Lanjutkan Membaca ↓
30 Tahun Perjalanan Liverpool di Premier League