Kebiasaan Buruk Arsenal Musim Ini: Unggul Dahulu, tapi Kemudian Kalah karena Lengah

Oleh Hendry Wibowo pada 13 Jul 2020, 06:30 WIB
Diperbarui 13 Jul 2020, 06:30 WIB
Son Heung Min dan Toby Alderweireld Antar Tottenham Bungkam Arsenal
Penyerang Arsenal, Alexandre Lacazette (kedua kanan) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur di London, Inggris, Minggu (12/7/2020). Tottenham menang tipis atas Arsenal 2-1. (Tim Goode/Pool via AP)

Bola.com, London - Arsenal sepertinya belum lepas dari kebiasaan buruk mereka dalam pertandingan. The Gunners bisa mencetak gol untuk unggul lebih dahulu, hanya untuk kalah karena lengah kemudian.

Penyakit ini kembali muncul ketika pasukan Mikel Arteta menyambangi Tottenham Hotspur, Minggu (12/7/2020) malam WIB kemarin. Alexandre Lacazette memecah kebuntuan di menit ke-16, tapi setelahnya Son Heung-Min dan Toby Alderweireld membawa tim tuan rumah menang.

Masalah Arsenal yang satu ini sebenarnya sudah lama mengganggu dan belum terselesaikan. Unai Emery gagal memperbaikinya, dan sekarang Arteta yang harus membersihkan sisanya.

Musim ini Arsenal termasuk salah satu tim yang paling sering kehilangan poin dari posisi unggul dalam pertandingan. Kebiasaan ini jelas merugikan, khususnya jika mereka benar-benar ingin bersaing menembus zona Eropa.

Arteta tahu masalah ini harus segera diperbaiki, tapi menyembuhkannya tidak mudah. Dia tahu ada banyak faktor penyebab kesulitan tim.

"Ada beberapa hal sejak saya tiba yang membuat kami kehilangan pertandingan. Saya tidak bisa hanya menyorot salah satunya, tapi beberapa yang Anda [media] sebut jelas terlibat," buka Arteta di laman resmi Arsenal.

"Beberapa karena kesalahan, beberapa karena manajemen pertandingan, beberapa dari situasi bola mati, beberapa dari kesalahan individu."

2 dari 3 halaman

Gol di Menit Akhir

Selain sering membuang poin dari posisi unggul, salah satu kebiasaan buruk Arenal lainnya adalah kebobolan di 10 menit akhir. Biasanya kebobolan ini terjadi karena kesalahan para pemain, yang kini diakui Arteta.

"Terkadang kesalahan disebabkan oleh kelelahan. Kami memang membuat sejumlah kesalahan, tapi ada beberapa momen di mana bukan hanya kesalahan yang berpengaruh," sambung Arteta.

"Ada pula soal memperhatikan tendangan sudut jarak dekat, atau gagal menjaga lawan dalam skema tendangan sudut, atau membuat blunder individu karena lawan yang tampil apik."

"Segala hal itu menekan Anda pada 10 sampai 15 menit akhir dan Anda harus kesulitan, dan terkadang Anda membuat kesalahan," pungkasnya.

Sumber: Arsenal

Sumber asli: Bola.net (Richard Andreas, Published 13/7/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓