Terkuak Taktik Arsenal Paksa Pemain Liverpool Lakukan Blunder

Oleh Hendry Wibowo pada 16 Jul 2020, 07:16 WIB
Diperbarui 16 Jul 2020, 07:16 WIB
Arsenal Vs Leicester City
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat melawan Leicester City pada laga Premier League di Stadion Emirates, Selasa (7/7/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP Photo/Adam Davy,Pool)

Bola.com, Jakarta - Arsenal memetik kemenangan mengejutkan saat menjamu Liverpool di Emirates Stadium, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB. Mereka kebobolan terlebih dahulu, tapi bisa membalikkan keadaan berkat dua hadiah The Reds.

Ya, kemenangan Arsenal terbilang unik. Pertandingan ini benar-benar didominasi Liverpool, yang terbukti dengan gol pembuka Sadio Mane di menit ke-20.

Arsenal benar-benar tertekan, bahkan tidak punya kesempatan mencetak gol pada 30 menit pertama. Namun, tepat setelahnya, Alexandre Lacazette berhasil mencetak gol dengan memaksimalkan blunder Virgil Van Dijk di menit ke-32.

Kejadian serupa kembali terulang untuk gol Reiss Nelson di menit ke-44. Kali ini Alisson Becker yang membuat blunder fatal, lagi-lagi Lacazette yang mencuri bola.

Dua blunder Liverpool itu tercipta lewat pola yang sama. Pemain-pemain Arsenal memang tidak membawa bola, tapi mereka terus menekan barisan pertahanan Liverpool di wilayah bermain mereka sendiri.

Bagi Arteta, inilah yang membantu timnya menang, bukan sekadar keberuntungan. Arsenal memang sengaja menerapkan tekanan tinggi untuk mengincar kesalahan Liverpool.

"Begitulah cara kami. Anda bisa melihat bagaimana mereka bergerak dalam setiap duel, terlibat di setiap aksi, intens, semua pemain mau melakukannya," buka Arteta di laman resmi Arsenal.

"Jika Anda menekan operan lawan, Anda bisa memaksa mereka membuat kesalahan. Saya sangat senang. Tentu untuk para pemain, sebab mereka benar-benar terpukul ketika kami kalah dari Spurs."

2 dari 3 halaman

Bukan Kebetulan

Arsenal Vs Liverpool
Arsenal Vs Liverpool (AFP/ Glyn Kirk)

Intinya, Arsenal sudah tahu bakal menghadapi tim Liverpool yang dominan. Mereka justru sengaja memanfaatkan dominasi Liverpool itu untuk mencari celah kesalahan dengan terus menekan lawan.

"Kami mengalahkan juara Premier League dan juara Liga Champions, Anda tahu betapa dominannya mereka. Mereka mengontrol setiap aspek dalam pertandingan," sambung Arteta.

"Bukanlah kebetulan mereka bisa sebagus ini, jadi saya sangat senang. Liverpool mungkin merupakan tim terbaik dalam memaksa lawan membuat kesalahan dengan gaya main mereka, cara mereka menekan Anda."

"Dan kami tampil sangat baik hari ini, saya puas bisa mendapatkan poin," tutupnya.

Sumber: Arsenal

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, Published 16/7/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓