Drama Pasca Liverpool Hajar Chelsea: Frank Lampard Masih Sewot, Jurgen Klopp Pilih Jalan Damai

Oleh Ario Yosia pada 24 Jul 2020, 17:10 WIB
Diperbarui 24 Jul 2020, 21:50 WIB
Tottenham Hotspur Vs Chelsea
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, melakukan selebrasi usai anak asuhnya mengalahkan Tottenham Hotspur pada laga Premier League di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (22/12). Chelsea menang dengan skor 2-0. (AP/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Chelsea, Frank Lampard mengkritik keras perilaku pemain serta ofisial Liverpool usai mereka menang dengan skor 5-3 atas The Blues di Anfiled, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB.

Lampard dalam pertandingan tersebut terlibat perselisihan dengan pemain Liverpool di pinggir lapangan. Musababnya, ia tidak terima dengan tendangan bebas diberikan kepada Liverpool setelah Mateo Kovacic melanggar pemain Liverpool.

 "Buat saya, itu bukan pelanggaran dari Kovacic, dan ada banyak hal yang merugikan kami. Tapi saya tidak punya masalah dengan Juergen Klopp. Cara dia mengelola tim ini fantastis," ujar Lampard kepada Sky Sports.

 "Sejumlah orang di bangku cadangan sudah melewati batas, mereka Liverpool sudah menjuarai liga, tapi juga jangan terlalu sombong,” kata Lampard lagi.

"Itu pendapat saya, tapi sudah selesai. Dalam pertandingan penentu juara, Anda bisa menjadi emosional dan begitulah yang terjadi," tambahnya.

Meski terlibat cekcok, Lampard mengatakan dia tidak punya masalah dengan pelatih Liverpool, Jurgen Kloop.

Lain pihak, manajer Liverpool, Juergen Klopp juga ditanya soal momen Super Frank yang marah-marah. Dia tidak ambil pusing dan merasa hal tersebut wajar.

Malah, Klopp memuji Frank Lampard. Baginya, Lampard telah menunjukkan performa yang hebat sebagai manajer debutan di Liga Inggris bersama Chelsea.

"Frank Lampard adalah manajer yang bagus, itu sudah dibuktikannya saat dia di Derby County," kata Klopp.

 "Sekarang, dia membawa Chelsea ke empat besar. Dengan hukuman larangan pembelian pemain, dia bisa memaksimalkan sumber daya yang ada. Tidak ada ekspektasi tinggi padanya, tapi apa yang dia kerjakan dengan Chelsea sampai sekarang ini, itu luar biasa," tutur nakhoda asal Jerman itu.

2 dari 4 halaman

Stres dengan Kekalahan

Chelsea Vs Southampton
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengamati permainan anak asuhnya saat melawan Southampton pada laga Premier League 2019 di Stadion Stamford Bridge, Kamis (26/12). Chelsea menyerah 0-2 dari Southampton. (AFP/Adrian Dennis)

Wajar bila Frank Lampard masih singit dengan kekalahan melawan Liverpool. Peluang tim asuhannya lolos ke Liga Champions musim depan terancam imbas hasil jelek tersebut.

Chelsea yang awalnya ada di posisi tiga besar disodok Manchester United yang sejam sebelumnya bermain imbang 1-1 kontra West Ham di Old Trafford. Kini kedua tim mengoleksi poin yang sama 63, hanya The Blues kalah selisih gol.

Pertandingan terakhir Premier League yang mempertemukan Chelsea kontra Wolves pada Minggu (26/7/2020) amat krusial. Chelsea kudu menang kalau mau mengamankan posisi di zona big four. Sementara itu, United akan mempertaruhkan nasib dengan Leicester City, lawan yang juga masih punya peluang lolos ke Liga Champions.

Sumber: Sky Sports

3 dari 4 halaman

Klasemen Premier League

 
4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Rahasia Gigi Putih Jurgen Klopp, Roberto Firmino, dan Para Bintang Liverpool