Ejekan Kasar James Milner Kembali Panaskan Perseteruan Liverpool dengan Manchester United

Oleh Ario Yosia pada 24 Jul 2020, 17:35 WIB
Diperbarui 24 Jul 2020, 17:35 WIB
Kalahkan Chelsea, Liverpool Juara Piala Super Eropa 2019
Gelandang Liverpool, James Milner mengangkat Piala Super Eropa 2019 setelah mengalahkan Chelsea pada pertandingan Piala Super Eropa 2019 di Besiktas Park, di Istanbul (15/8/2019). Liverpool menang adu penalti atas Chelsea 5-4 (2-2). (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Bola.com, Jakarta - James Milner terekam kamera menghina Manchester United saat Liverpool mengangkat trofi Premier League usai Liverpool menghancurkan Chelsea 5-3 di Anfield pada Kamis (23/7/2020) dini hari WIB. Seusai laga pekan ke-37 Premier League, Liverpool berpesta gelar juara.

Milner menyebut klub rival itu sebagai “banci”. Liverpool menjadi juara Liga Inggris untuk kali pertama dalam tiga dekade terakhir pada 25 Juni lalu, dan mereka melakukan itu dengan menyisakan tujuh pertandingan tak lama setelah Manchester City kalah di markas Chelsea.

Para pemain The Reds akhirnya mendapatkan medali juaranya seusai mengalahkan Chelsea di matchday ke-37, dengan kapten Jordan Henderson mengangkat trofi tersebut di stadion Anfield yang kosong mengingat pandemi virus corona masih berlangsung.

Liverpool berada dalam mode selebrasi setelah membantai Chelsea dengan skor 5-3, dan Georginio Wijnaldum menjadi salah satu pemain yang memanfaatkan ponsel pintarnya untuk merekam perayaan klubnya di media sosial.

Saat para pemain berkumpul di panggung untuk menerima medali, sesi Live Instagram pemain internasional Belanda tersebut menangkap momen Milner mengarahkan ejekannya pada United yang di era Premier League berhasil meraih 13 gelar.

Ia pun kedapatan melontarkan ejekan: "Ini pertama kalinya saya menginginkan pita merah (di piala). Selama ini selalu United. Dasar banci!”

 

2 dari 6 halaman

Dibesarkan Leeds untuk Membenci Manchester United

FOTO: Liverpool Angkat Trofi Liga Inggris
Pemain Liverpool James Milner mencium trofi Liga Inggris usai bertanding melawan Chelsea di Anfield Stadium, Liverpool, Inggris, Rabu (22/7/2020). Penyerahan trofi Liga Inggris kepada Liverpool digelar tanpa penonton karena pandemi COVID-19. (Paul Ellis, Pool via AP)

Kebencian Milner terhadap Setan Merah bukan hal yang aneg, karena ia dibesarkan di Leeds United dan sedari kecil sudah dididik untuk membenci mereka.

Sebelumnya gelandang gaek berusia 34 itu sudah memiliki dua koleksi trofi Liga Primer dari waktunya bersama Manchester City.

"Tentunya suporter Leeds dibesarkan untuk benci Manchester United, sebagai rival, jadi warna merah itu dilarang," ujarnya kepada FourFourTwo pada 2018 lalu.

"Ayah saya berkelakar ketika saya bergabung dengan Liverpool, dengan mengatakan bahwa itu adalah kali pertama dia merasa senang untuk melihat saya secara reguler memakai warna merah," timpalnya lagi.

3 dari 6 halaman

Lampard Marah

Chelsea Taklukkan Crystal Palace
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, memberia arahan kepada anak asuhnya saat melawan Crystal Palace pada laga Premier League di Stadion Selhurst Park, London, Selasa (7/7/2020). Chelsea menang dengan skor 3-2. (Peter Cziborra/Pool via AP)

Laga Liverpool kontra Chelsea juga menyajikan drama lainnya. Manajer The Blues, Frank Lampard sempat bersitegang dengan Jurgen Klopp, arsitek Liverpool.

 Pasca pertandingan, Lampard menyarankan Liverpool untuk tidak bersikap terlalu arogan tanpa menjelaskan alasan detil soal pernyataannya itu. Setelahnya baru terungkap mengapa dirinya bisa berkata seperti demikian.

Semua diawali saat asisten pelatih Liverpool, Pep Lijnders, berbicara kepada wasit keempat. Lampard tersinggung dan berkata kepada Ljinders bahwa Kovacic tidak melakukan pelanggaran serta memintanya untuk duduk tenang.

Klopp pun nampak kesal dengan pernyataan Lampard. Ia menggerakkan jarinya dan memintanya tidak berbicara dengan sikap seperit itu. Klopp juga terdengar sedang berkata "tenanglah, tenanglah."

4 dari 6 halaman

Ditertawakan

Liverpool Resmi Angkat Trofi Juara Premier League 2019-2020
Pemain Liverpool, Roberto Firmino, Alisson Becker dan Fabinho, saat merayakan trofi juara Premier league 2019-2020 di Stadion Anfield, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB. Prosesi angkat trofi juara ini dilakukan usai pertandingan Liverpool melawan Chelsea. (AFP/Phil Noble/pool)

Lampard pun menjauh. Di saat itu, Peter Krawietz selaku asisten pelatih Liverpool lainnya membuat suasana semakin panas dengan berteriak "itu pelanggaran". Sontak teriakan itu membuat Lampard semakin kesal.

"Itu bukan pelanggaran. Saya tidak bertanya kepada anda. Diamlah. Diam!" kata Lampard. Klopp pun memberikan reaksinya dengan segera. "Anda juga, pergilah."

Pemain cadangan Liverpool nampak tertawa renyah saat kedua sosok dewasa tersebut saling bertengkar. Situasi ini membuat Lampard semakin berang dan melontarkan kata-kata yang lebih pedas.

"Kalian cuma memenangkan satu gelar dan anda seolah-olah merasa sudah besar, menjauhlah!" ucap Lampard. Perkataan itu membuat pemain cadangan Liverpool terpancing hingga Adrian menenangkan. "tenang, tenang," katanya.

Setelah itu, Lampard memberitahu Klopp untuk menyuruh timnya bersikap hormat dan diam. Situasinya pun mereda hingga Alexander-Arnold mencetak gol lewat tendangan bebas.

Sumber: Goal, Metro

5 dari 6 halaman

Klasemen Premier League

 
6 dari 6 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Starting XI Pemain U-21 Paling Berharga di Liga Inggris 2020-2021