5 Poin Penting yang Terjadi pada Pekan Terakhir Premier League

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 27 Jul 2020, 19:45 WIB
Diperbarui 27 Jul 2020, 19:45 WIB
Manchester United, Premier League, Leicester City
Para pemain Manchester United merayakan gol yang dicetak oleh Jesse Lindgard ke gawang Leicester City pada laga Premier League di Stadion King Power, Minggu (26/7/2020). Manchester United menang dengan dua gol tanpa balas. (Oli Scarff/Pool via AP)

Bola.com, Jakarta - Premier League telah mencapai pekan terakhirnya pada Minggu (26/7/2020). Perjalanan panjang selama satu musim yang diwarnai terhentinya kompetisi karena pandemi virus corona ini pun memperlihatkan akhir yang sangat menarik pada pekan terakhirnya.

Liverpool telah menjadi juara Premier League, berhasil menang 3-1 atas Newcastle United dalam laga terakhir mereka pada musim ini. Namun, gelar juara yang mereka raih untuk pertama kalinya sejak era Premier League itu didapatkan pada pekan ke-31, di mana The Reds menang 2-1 atas rival utama dalam perburuan gelar, Manchester City.

Dalam pekan terakhir Premier League, yang paling menarik adalah bagaimana Manchester City dan Chelsea, bersaing dengan Leicester City, untuk finis di peringkat keempat dalam klasemen Premier League.

Tidak hanya itu, dua slot degradasi ke Championship musim depan pun ditentukan dalam pekan terakhir, di mana akhirnya Bournemouth dan Watford harus pasrah menemani Norwich City untuk meninggalkan Premier League.

Premier League telah berakhir, dan ada 5 poin penting dan menarik untuk dibahas dari laga pekan terakhir seperti dilansir dari Sportskeeda.

2 dari 7 halaman

Manchester City Tampil Luar Biasa di Laga Terakhir

Norwich City, Manchester City, Premier League
Pemain Manchester City, Raheem Sterling, berusaha mencetak gol ke gawang Norwich City pada laga Premier League di Stadion Etihad, Minggu (26/7/2020). Manchester City menang dengan skor 5-0. (Peter Powelll/Pool via AP)

Manchester City menutup Premier League dengan penampilan yang sangat cemerlang. Menghadapi Norwich City yang sudah pasti terdegradasi ke Championship, harus menjadi bulan-bulanan tim asuhan Pep Guardiola.

The Citizens menang 5-0 atas Norwich dalam pertandingan tersebut. Kevin de Bruyne mencetak dua gol dan satu assist, di mana torehan assist tersebut membuatnya berhasil mengumpulkan 20 assist dalam musim ini, menyamai rekor Thierry Henry pada musim 2002-2003 yang juga mempersembahkan 20 assist dalam satu musim bagi Arsenal.

Selain dua gol yang dicetak Kevin de Bruyne, tiga gol lain masing-masing dicetak oleh Gabriel Jesus, Raheem Sterling, dan Riyad Mahrez. Gol yang dicetak Sterling pun merupakan gol ke-100 Manchester City pada Premier League musim ini, di mana The Citizens mengoleksi 102 gol di akhir Premier League musim ini.

Performa luar biasa yang diperlihatkan Manchester City juga mewarnai kepergian David Silva dengan kebanggaan yang tinggi. Pemain asal Spanyol itu menyudahi 10 tahun kariernya bersama Manchester City pada musim ini.

3 dari 7 halaman

Manchester United dan Chelsea Amankan Jatah Liga Champions

Chelsea
Dua penyerang Chelsea: Willian dan Tammy Abraham. (Bola.com/Dody Iryawan)

Satu hal yang paling menarik dalam pekan terakhir Premier League adalah perebutan dua slot akhir Liga Champions musim depan yang diperebutkan oleh Chelsea, Manchester United, dan Leicester City.

Ketiga tim tersebut benar-benar memiliki selisih poin yang rapat untuk memperebutkan dua slot tersisa, di mana Liverpool dan Manchester City sudah dipastikan mendapatkan slot pertama Liga Champions musim depan.

Chelsea yang menghadapi Wolverhampton bisa lebih nyaman mengakhiri Premier League karena berhasil menang 2-0 berkat gol Mason Mount dan Olivier Giroud. Sementara itu, Manchester United dan Leicester City harus saling berhadapan untuk mendapatkan satu tiket tersisa ke Liga Champions.

Pada akhirnya Manchester United meraih kemenangan 2-0 atas Leicester City. Dua gol yang dicetak Bruno Fernandes dan Jesse Lingard memastikan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu melangkah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Eropa pada musim depan.

4 dari 7 halaman

Aston Villa Selamat Berkat 1 Poin, Bournemouth Menang tapi Terdegradasi

Jack Grealish, Aston Villa, Premier League
Pemain Aston Villa, Jack Grealish, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang West Ham United pada laga Premier League di Stadion London, Minggu (26/7/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP Photo/Matt Dunham)

Tidak berbeda dengan persaingan di papan atas memperebutkan dua tiket ke Liga Champions, di papan bawah pun ramai persaingan menghindari posisi zona merah atau degradasi, di mana satu slot sudah dipastikan menjadi milik Norwich City.

Watford, Aston Villa, dan Bournemouth bersaing untuk bisa keluar dari zona bawah dan bertahan di Premier League. Watford yang tertinggal tiga gol lebih dulu saat menghadapi Arsenal, hanya mampu mencetak dua gol balasan. Kekalahan 2-3 memastikan Watford harus terdegradasi.

Sementara itu, Bournemouth tampil luar biasa di kandang Everton. Bournemouth menang 3-1 di markas The Toffees berkat gol yang dicetak Josh King, Dominic Solanke, dan Junior Stanislas.

Sayang kemenangan tersebut tak bisa menyelamatkan Bournemouth. Aston Villa yang hanya membutuhkan satu poin untuk bisa bertahan di Premier League mendapatkan poin yang mereka butuhkan. Jack Grealish membawa Villa unggul hingga akhirnya West Ham United membalas lewat gol Andriy Yarmolenko. Kedudukan 1-1 itu pun menyelamatkan Aston Villa untuk tetap berada di Premier League musim depan.

5 dari 7 halaman

Sheffield United dan Wolves Kalah, tapi Bisa Menegakkan Kepala Tinggi

Mateo Kovacic
Pemain Wolverhampton Wanderers, Daniel Podence (kanan) berusaha mengadang pemain Chelsea, Mateo Kovacic pada laga terakhir Premier League 2019-20, Minggu, 26 Jul 2020. (Daniel Leal-Olivas/Pool via AP)

Sheffield United harus mengalami kekalahan 1-3 di kandang Southampton dalam laga pekan terakhir Premier League musim ini. Begitupun Wolverhampton Wanderers yang kalah 0-2 di kandang Chelsea.

Kendati demikian kedua tim itu bisa mengangkat kepala tinggi-tinggi. Alasannya karena banyak pengamat sepak bola menganggap kehadiran Sheffield United di Premier League musim ini hanya numpang lewat, dan diprediksi kembali ke Championship. Sementara Wolves yang diprediksi kesulitan melewati musim ini, justru hampir saja bersaing untuk mendapatkan tempat di Eropa.

Kedua tim telah menghancurkan prediksi banyak orang. Keduanya menyelesaikan musim ini dengan berada di posisi yang lebih dekat dengan papan atas ketimbang dengan zona degradasi.

Wolvers bahkan masih punya kesempatan untuk ke Eropa, seandainya Chelsea, yang sudah pasti mendapatkan tiket ke Liga Champions, bisa mengalahkan Arsenal di final Piala FA. Jika demikian, jatah satu tiket ke Eropa akan menjadi milik Wolves yang berada di peringkat ketujuh, meski harus melewati fase kualifikasi.

6 dari 7 halaman

Penghargaan Individual, Jamie Vardy Top Scorer, Kevin de Bruyne Top Assist

Tottenham Hotspur, Leicester City, Premier League
Striker Leicester City, Jamie Vardy, saat melawan Tottenham Hotspur pada laga Premier League di London, Minggu (19/7/2020). Tottenham Hotspur menang tiga gol tanpa balas. (Michael Regan/Pool Photo via AP)

Selain tiket Liga Champions dan perebutan satu tempat untuk bertahan di Premier League, satu lagi yang menarik pada pekan terakhir Premier League adalah penghargaan individual. Jamie Vardy memastikan diri menjadi peraih sepatu emas, mengalahkan Danny Ings dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Meski Vardy tidak bisa mencetak gol karena Leicester City kalah 0-2 dari Manchester United, dan Danny Ings serta Aubameyang mampu mencetak gol, raihan gol Vardy tetap menjadi yang terbanyak pada musim ini dengan 23 gol. unggul satu gol saja dari dua rivalnya itu.

Tak hanya itu, Vardy juga menjadi pemain tertua yang pernah memenangi sepatu emas Premier League, di mana ia kini sudah berusia 33 tahun, benar-benar upaya yang luar biasa bagi seorang pemain kelas atas pada usia yang tak lagi muda.

Dua pemain Manchester City, Ederson dan Kevin de Bruyne menjadi penjaga gawang terbaik dan pencetak assist terbanyak pada musim ini. Kevin de Bruyne bahkan menyamai rekor Thierry Henry yang selama ini menjadi pemegang rekor assist terbanyak dalam satu musim, di mana pemain asal Prancis itu juga mencetak 20 assist pada Premier League 2002-2003.

Sumber: Sportskeeda

7 dari 7 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓