Melengkapi Juara Liga Champions dengan Premier League, Ambisi Mohamed Salah Terpenuhi

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 01 Agu 2020, 12:15 WIB
Diperbarui 01 Agu 2020, 12:15 WIB
Liverpool Resmi Angkat Trofi Juara Premier League 2019-2020
Pemain Liverpool, Mohamed Salah, Xherdan Shaqiri dan Dejan Lovren, saat merayakan trofi juara Premier league 2019-2020 di Stadion Anfield, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB. Prosesi angkat trofi juara ini dilakukan usai pertandingan Liverpool melawan Chelsea. (AFP/Phil Noble/pool)

Bola.com, Jakarta - Bintang Liverpool, Mohamed Salah, menyatakan ia selalu ingin menjadi juara Premier League dan Liga Champions. Kini ambisi tersebut bisa terpenuhi.

Musim lalu Mohamed Salah sukses membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions, setelah pada musim sebelumnya pasukan The Reds gagal di partai final.

Kesuksesan Liverpool berlanjut pada musim ini dengan raihan trofi juara Premier League setelah tampil sangat dominan sepanjang musim.

Mohamed Salah pun mengaku selalu ingin meraih kedua trofi tersebut ketika memutuskan untuk kembali ke Inggris menerima pinangan Liverpool pada 2017 lalu.

"Selalu ketika orang bertanya mana yang Anda pilih, Premier League atau Liga Champions? Saya selalu berkata keduanya, syukurlah kami meraih keduanya. Itu hebat," ujar Salah kepada Liverpool's 'Champions' series.

"Memenangi liga musim ini terasa luar biasa. Sangat menyenangkan, sukar dipercaya. Sejak datang ke sini, saya berkata bahwa saya ingin menjuarai Premier League dengan klub ini. Apa yang saya lihat dari fans dan orang-orang di sini sungguh luar biasa, saya sangat senang dan menikmatinya," imbuh Mohamed Salah.

2 dari 4 halaman

Berkah Kekecewaan Musim Lalu

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, berhasil membawa timnya merengkuh trofi juara Liga Champions musim ini. (AFP/Paul Ellis)

Meski musim lalu menjadi berhasil menjadi juara Liga Champions, tapi Liverpool harus menuai kekecewaan di Premier League karena gagal menjadi juara dengan selisih hanya satu poin dari sang kampiun, Manchester City.

"Oke, pertama, senang rasanya bisa menjuarai Liga Champions karena itu tetaplah Liga Champions, wow, sungguh pencapaian yang luar biasa bagi tim," tutur Mohamed Salah.

"Lalu, kalah di Premier League dengan satu poin juga terasa mengecewakan, tapi jika Anda melihat berapa poin yang kami dapat musim itu, dan bagaimana kami bermain, kami juga merasa bangga. Namun, rasanya mengecewakan karena kami pada akhirnya kalah. Namun, bagusnya adalah kami melawan balik dan kami memenanginya," lanjutnya.

3 dari 4 halaman

Berkah Kalah di Liga Champions

Cedera, Mohamed Salah Menangis Tak Bisa Lanjutkan Pertandingan
Bek Real Madrid Sergio Ramos mengapit tangan Mohamed Salah saat pertandingan final Liga Champions di Stadion NSK Olimpiyskiy, Ukraina (26/5). Akibat insiden ini Mohamed Salah cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingannya. (AP/Efrem Lukatsky)

Sedikit mundur ke belakang, Mohamed Salah sempat merasakan kekecewaan ketika Liverpool kalah dari Real Madrid dalam partai final Liga Champions 2018 lalu.

"Saya yakin, ya. Kekalahan itu memberikan kami kepercayaan diri lebih. Bayangkan kalau kami harus kalah di Liga Champions untuk kedua kalinya, dalam dua musim beruntun dan kalah di Premier League dengan selisih satu poin. Anda akan kecewa. Namun, hal tersebut memberikan kami kepercayaan diri lebih," tukasnya.

Sumber: Liverpool FC

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published 31/7/2020)

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Profil Bintang Mohamed Salah, Striker Andalan Liverpool yang Dermawan