VIDEO: Cerita di Balik Hengkangnya Romelu Lukaku dari Manchester United ke Inter Milan

Oleh Pradipta Rama Baskara pada 14 Okt 2020, 08:07 WIB
Diperbarui 14 Okt 2020, 08:07 WIB

Bola.com, Jakarta Romelu Lukaku buka suara tentang kepergiannya dari Manchester United menuju Inter Milan. Namun, ia tidak bicara terang-terangan mengenai masalahnya tersebut.

Romelu Lukaku menjaga respek terhadap tim yang berjuluk Setan Merah dalam mengungkapkan rasa kecewanya tersebut.

"Setahun lalu, saat saya berada di Inggris, saya disebut 'pemalas, saya tidak berlari, saya tidak melakukan ini dan itu'. Di sini, di ruang ganti, mereka menyebut saya sebagai pekerja keras," ujar Lukaku kepada The Times.

Kini, muncul isu baru bahwa Lukaku tidak terlalu suka dengan kondisi ruang ganti Manchester United. Kabarnya ada geng-geng kecil dalam ruang ganti, yang tentu berdampak buruk terhadap permainan tim di lapangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Paolo Conto, analisis La Repubblica. Bahkan kabarnya, Romelu Lukaku pergi juga dikarekanakan adanya geng didalam ruang ganti dari Manchester United.

"Jika tidak ada perkembangan, bursa transfer berikutnya bakal digunakan untuk menyerang [Nemanja] Matic, dan masih ada kasus kontrak Pogba yang kedaluwarsa pada 2021," ujar Condo.

"Setelahnya, para pemain akan bicara satu sama lain. Lukaku muak dengan MU karena Pogba dan Martial kesulitan mengirim bola padanya, inilah gambaran perpecahan ruang ganti mereka."

Kabar akan kondisi ruang ganti Manchester United ini menjadi indikasi jika adanya indikasi perpecahan antar pemain. Menurut Condo, Romelu Lukaku kemudian menemui kondisi Inter Milan jauh lebih baik.

"Ketika Sanchez dan Young bertanya pada Romelu Lukaku soal bagaimana kondisi Inter Milan, jawaban pertamanya adalah: 'sangat bagus, tidak ada geng (seperti di Manchester United)'," sambung Condo.