Mikel Arteta di Ujung Tanduk, 5 Pelatih Calon Penggantinya di Arsenal

Oleh Ario Yosia pada 02 Des 2020, 08:10 WIB
Diperbarui 02 Des 2020, 08:10 WIB
Arsenal - Mikel Arteta
Arsenal - Mikel Arteta (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Mikel Arteta sedang berada dalam tekanan besar. Dia bisa kehilangan pekerjaannya menyusul hasil buruk yang terus diterima oleh Arsenal.

Terbaru, Arsenal kalah 1-2 dari Wolverhampton Wanderers di Emirates Stadium, Senin (30/11/2020) dini hari WIB dalam lanjutan Premier League. Hasil itu membuat Arsenal melorot peringkat ke-14 klasemen sementara.

Dengan demikian, Arsenal baru menang empat kali, seri sekali, dan kalah lima kali. Alhasil, Pierre-Emerick Aubameyang dkk cuma mengoleksi 13 poin dari 10 pertandingan.

Jika Arsenal tidak kunjung membaik dalam waktu dekat, Arteta bisa saja kehilangan pekerjaannya. Arteta sendiri mengaku sudah siap jika nantinya harus angkat kaki dari Emirates.

“Suatu hari nanti saya akan dipecat atau meninggalkan klub, namun saya tidak tahu kapan itu terjadi,” kata Mikel Arteta mengutip dari The Sun.

Apabila pria asal Spanyol itu benar-benar dipecat, maka manajemen Arsenal harus mencari penggantinya. Lalu siapa saja yang bisa menggantikan tugas Arteta di klub London tersebut?

Berikut ini lima calon pengganti Mikel Arteta di Arsenal.

2 dari 6 halaman

Massimiliano Allegri

Perjalanan Sukses Massimiliano Allegri Bersama Juventus
Massimiliano Allegri datang ke Juventus pada tahun 2014, Allegri datang menggantikan Antonio Conte yang pada saat itu memutuskan pergi dari Turin untuk menuju Chelsea. (AFP/Isabella Bonotto)

Massimiliano Allegri menjadi kandidat terkuat sebagai pelatih Arsenal selanjutnya. Allegri kabarnya sudah mengambil kursus Bahasa Inggris sebagai persiapan menjadi pelatih di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Selama berkarier di Italia, Allegri enam kali membawa tim asuhannya memenangkan scudetto. Selain di Juventus, ia sempat satu kali mengantarkan AC Milan menjadi juara musim 2010-2011.

Allegri meninggalkan Juventus pada akhir musim 2018-2019. Setelah itu, dia belum pernah melatih lagi hingga saat ini meski sempat dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas Eropa.

3 dari 6 halaman

Ernesto Valverde

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde
Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde saat mendampingi timnya di babak semifinal Piala Super Spanyol, Jumat dini hari WIB (10/1/2020). Dalam duel ini, Barcelona kalah 2-3 dari Atletico Madrid. (Giuseppe CACACE / AFP)

Ernesto Valverde sebenarnya punya prestasi yang bagus selama menangani Barcelona. Dia berhasil mempersembahkan empat trofi untuk Blaugrana.

Valverde memberikan dua gelar La Liga, satu trofi Copa del Rey dan satu Supercopa de Espana untuk Barcelona. Meski begitu, Valverde dipecat Barcelona pada Januari 2020.

Sebelum menangani Barcelona, Valverde juga pernah memenangkan Liga Yunani dan Piala Yunani bersama Olympiakos. Dia juga pernah mengantarkan Athletic Bilbao menjadi juara Supercopa de Espana.

4 dari 6 halaman

Eddie Howe

Pelatih Muda, Premier League
Pelatih Bournemouth, Eddie Howe adalah yang termuda pada jajaran pelatih klub Premier League. Howe lahir di Amersham, Inggris 29 Noveber 1977 (40 tahun). Debut Howe di Premier League pada Agustus 2015. (AFP/ Paul Ellis)

Eddie Howe sebelumnya sempat dikaitkan dengan Arsenal. Ketika itu dia menjadi salah satu kandidat untuk menggantikan Arsene Wenger.

Howe meraih kesuksesan besar saat menangani Bournemouth. Ia sangat berjasa membawa The Cherries dari League Two sampai ke Premier League.

Namun, Howe memutuskan meninggalkan Bournemouth pada musim panas ini. Keputusan itu dibuat setelah The Cherries degradasi dari Premier League ke Championship.

5 dari 6 halaman

Leonardo Jardim

Leonardo Jardim
Jardim paham pemain AS Monaco kurang konsentrasi melawan Dortmund di Liga Champions. (AFP / PATRIK STOLLARZ)

Leonardo Jardim termasuk pelatih yang cukup berpengalaman Ia pernah meraih kesuksesan bersama tim seperti Braga, Olympiakos, Sporting Lisbon, dan AS Monaco.

Nama Jardim bersinar terang ketika menangani Monaco. Ia pernah membawa klub tersebut menembus semifinal Liga Champions 2016-2017 dan juga meraih gelar Ligue 1.

Setelah klub mengalami penurunan, Jardim dipecat Monaco pada 2018. Meski sempat kembali ke klub pasca pemecatan Thiery Henry, Jardim kembali dipecat oleh klub Prancis tersebut.

Sumber asli: The Sun

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 1/12/2020)

6 dari 6 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓