Liga Inggris: Timo Werner dan Kai Harvertz Dapat Kritikan Pedas, Bikin Chelsea Seperti Bermain dengan 9 Orang

Oleh Yus Mei Sawitri pada 14 Des 2020, 11:30 WIB
Diperbarui 14 Des 2020, 11:30 WIB
Kai Havertz dan 6 Pemain Termahal di Bursa Transfer Musim Panas Liga Inggris Tahun Ini
Timo Werner (Chelsea) - Timo Werner resmi bergabung Chelsea dari RB Leipzig pada awal bursa transfer musim panas ini. Chelsea menggelontorkan dana mencapai 53 juta euro untuk mendatangkan penyerang asal Jerman ini. (AFP/Matt Dunham)

Bola.com, London - Dua pemain baru Chelsea, Kai Havertz dan Timo Warner jadi sasaran kritik pedas. Kritikan datang dari mantan pemain The Blues, Tony Casscarino. 

Cascarino melontarkan kritikan pedas setelah Chelsea kalah 0-1 dari Everton pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (12/12/2020). Menurut Cascarino, Werner dan Havertz tidak berkontribusi maksimal, sehingga membuat Chelsea seperti bermain dengan sembilan pemain. 

Chelsea, yang menghabiskan 123 juta pounds untuk merekrut Werner dan Havertz pada musim panas 2020, datang ke Goodison Park dengan modal 14 laga tak terkalahkan secara beruntun. 

Pada laga Everton itu, manajer Chelsea Frank Lampard tidak bisa menurunkan Hakim Ziyech dan Christian Pulisic. Gol kemenangan The Toffees dicetak Gyfli Sigurdsson pada babak pertama.

Meskipun Ziyech dan Pulisic absen, Chelsea masih diperkuat dua bintang barunya yang berbanderol mahal. Tapi, Cascarino sama sekali tak terkesan dengan performa dua pemain itu. 

"Timo Werner sedang kesulitan dan tidak mencetek gol dalam enam pertandingan beruntun. Saya melihatnya saat melawan Rennes, dia sangat buruk," kata Cascarino, seperti dilansir The Sun, Senin (14/12/2020). 

“Lihat, dia sangat cepat dan dia memiliki rekor gol [bagus], dan saya berharap dia mendapatkannya di Chelsea," imbuh Cascarino. 

 

 

2 dari 3 halaman

Kai Havertz Juga Kesulitan

Kai Havertz dan 5 Pembelian Termahal Chelsea
Christian Pulisic (Chelsea). (AFP/Peter Powell/pool)

Di mata Cascarino, performa Kai Havertz juga jauh dari mengesankan. Padahal kedatangannya ke Stamford Bridge diiringi dengan harapan tinggi. 

"Kai Havertz sangat kesulitan kemarin, dia berada di ujung tanduk. Dia pemain yang sebenarnya sangat bertalenta," kata Cascarino. 

"Saat itu, Chelsea seperti bermain dengan sembilan pemain. Saya tak bermaksud bilang mereka sama sekali tak berusaha, tapi mereka tidak membuat sesuatu menjadi nyata. Dengan kondisi seperti itu, Olivier Giroud tak mendapatkan servis," imbuh dia. 

Sumber: The Sun 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓