Liga Inggris: Timo Werner dan Kai Havertz Bisa Bikin Frank Lampard Ditendang Chelsea

Oleh Gregah Nurikhsani pada 29 Des 2020, 23:00 WIB
Diperbarui 29 Des 2020, 23:00 WIB
Berita Foto: Potret Peristiwa Menarik Liga Inggris Pekan Ini
TIMO WERNER BELUM BERKONTRIBUSI MAKSIMAL: Striker baru Chelsea ini belum mampu memberikan dampak besar bagi lini depan The Blues. Saat melawan Arsenal, Werner cuma melepaskan dua shots dan tidak satupun mengarah ke gawang. (Andrew Boyers/ Pool via AP)

Bola.com, Jakarta - Eks striker Chelsea Chris Sutton mengatakan di antaranya Timo Werner dan Kai Havertz, yang performanya paling parah di skuat The Blues adalah Werner.

Musim panas 2020 kemarin, Chelsea memboyong sejumlah pemain berkualitas ke Stamford Bridge. Di antaranya adalah Werner dan Havertz.

Werner diboyong dari RB Leipzig dengan bandrol mencapai 47.5 juta pounds. Sementara Havertz dicomot dari Bayer Leverkusen dengan harga mencapai 62 juta pounds, yang bisa naik menjadi 71 juta pounds.

Akan tetapi sejauh ini performa keduanya tak memuaskan fans dan manajemen Chelsea. Mereka tampak cukup kesulitan beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Penampilan Kai Havertz dan Timo Werner itu pun mendapatkan sorotan dari Chris Sutton. Ia pun sepakat dengan anggapan bahwa kedua pemain tersebut sama-sama tampil buruk sejauh ini di Chelsea.

Sutton menambahkan, buruknya performa Werner dan Havertz itu pun tak cuma berimbas pada prestasi skuat Chelsea. Namun demikian juga pada masa depan manajernya, Frank Lampard.

"Timo Werner merupakan kekecewaan besar dan Kai Havertz juga begitu. Ketika Anda mengeluarkan banyak uang, maka tekanan benar-benar ada pada Frank musim ini - dan itu bukan musim lalu," ucapnya pada BBC Radio Five Live.

2 dari 3 halaman

Jangan Dipakai Lagi

Chris Sutton kemudian memberikan penilaiannya pada Timo Werner dan Kai Havertz. Ia diminta menentukan siapa pemain yang lebih buruk dari kedua pemain tersebut.

"Saya pikir Werner adalah kekecewaan yang lebih besar. Ia telah melewatkan beberapa peluang yang sangat besar," serunya.

Sutton lantas menambahkan, mungkin ada baiknya Frank Lampard tak sering-sering memainkan Werner melebar. Menurutnya striker 24 tahun itu mungkin akan menemukan permainan terbaiknya jika konsisten dimainkan di posisi nomor 9.

"Saya tahu ia mampu bermain di sejumlah posisi dan memainkannya dengan baik. Tetapi saya hanya ingin tahu apakah Werner lebih suka bermain sebagai striker sentral," ujar Sutton.

Timo Werner musim ini baru mengemas delapan gol saja dari 23 penampilan di semua ajang kompetisi bagi Chelsea. Sementara itu Kai Havertz baru menyumbangkan empat gol dan empat assist.

Sumber: BBC

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, published 29/12/2020)

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓