Liga Inggris: Wajar Dipecat, Frank Lampard Jadi Pelatih Terburuk Kedua Chelsea dalam 20 Tahun Terakhir

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 26 Jan 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 26 Jan 2021, 06:30 WIB
Chelsea Berbagi Poin dengan Aston Villa di Stamford Bridge
Pelatih Chelsea, Frank Lampard menutupi wajahnya selama pertandingan melawan Aston Villa pada lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Selasa (29/12/2020). Chelsea dipaksa bermain imbang atas Aston Villa 1-1. (Catherine Ivill/Pool via AP)

Bola.com, London - HarapanĀ Frank Lampard untuk mengabdi lama sebagai pelatih di Chelsea, layaknya yang dulu dilakukannya sebagai pemain, gagal menjadi kenyataan. Setelah menangani tim berjulukan The Blues ini selama setahun lebih enam bulan, ia dipecat!

Senin (25/1/2021) menjadi hari yang kelabu bagi Frank Lampard. Dia resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Mason Mount dan kawan-kawan.

Manajemen gerah dengan penampilan Chelsea akhir-akhir ini. The Blues cuma dua kali menang dari delapan pertandingan terkini Premier League. Akibatnya, N'Golo Kante cs terlempar dari persaingan tangga juara dan terpuruk di posisi ke-9 klasemen sementara.

Frank Lampard menjadi korban keganasan kesekian manajemen Chelsea rezim Roman Abramovic sejak 2003 yang tidak pandang bulu memecat pelatih, mau bagaimana pun atribut dan predikatnya.

Belum sempat mempersembahkan gelar untuk Chelsea, Frank Lampard terlanjur ditendang dari posisinya.

Dalam 20 tahun terakhir, Frank Lampard tercatat sebagai manajer terburuk kedua Chelsea berdasarkan rataan poin per pertandingan. Wajar saja manajemen The Blues mendepaknya meski baru memimpin 84 laga.

2 dari 5 halaman

Torehan Buruk Lampard

Foto Liga Inggris: Imbang 0-0, Tottenham Geser Liverpool
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, tampak tidak puas dengan keputusan wasit dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 di Stamford Bridge, Minggu (29/11/2020) waktu setempat. Chelsea bermain imbang 1-1 dengan Tottenham. (AFP/Justin Tallis/Pool)

Berdasarkan data Transfermarkt, Frank Lampard hanya mampu mendulang rataan 1,75 poin per laga pada semua kompetisi dan turnamen resmi sejak menggantikan Maurizio Sarri pada Juli 2019.

Ada 12 pelatih yang punya rataan poin lebih baik dari Frank Lampar di Chelsea sejak dua dekade lalu.

Frank Lampard hanya unggul dari Guus Hiddink, yang menangangi Chelsea pada periode Desember 2015 - Juni 2016 sebagai caretaker. Manajer asal Belanda itu mengumpulkan 1,52 angka per pertandingan dalam 22 laga.

3 dari 5 halaman

Pelatih Terbaik Chelsea

Roberto Mancini dan 4 Calon Suksesor Claudio Ranieri di Leicester
2. Guus Hiddink - Pernah melatih sejumlah klub top Eropa membuat pelatih asal Belanda ini layak untuk menukangi Leicester. Mantan manajer Chelsea ini dipercaya mampu menambah kepercayaan diri pada pemain The Foxes yang sedang turun. (EPA/Andy Rain)

Guus Hiddink pernah dua kali melatih Chelsea. Sebelum 2015, pelatih berusia 74 tahun itu lebih dulu menukangi tim yang sama pada Februari-Juni 2009.

Dalam 22 laga, Guus Hiddink mampu mempersembahkan rataan 2,41 poin.

Roman Abramovich gemar memercayai pelatih yang sama dalam kurun waktu yang berbeda. Selain Guus Hiddink, Jose Mourinho juga pernah dua kali membesut Chelsea.

Pada periode pertamanya, Juli 2004 - September 2007, Mourinho mengemas 2,23 poin per laga dari 184 pertandingan.

Mourinho juga menjadi pelatih tersukses Chelsea sejak 2000. Pada kesempatan pertamanya, pria asal Portugal itu merengkuh enam gelar yang meliputi Premier League 2005, Piala Liga 2005, Community Shield 2006, Premier League 2006, Piala Liga 2007, dan Piala FA 2007.

Piala Liga adalah turnamen yang saat ini bernama Piala EFL alias Carabao Cup.

Pada periode keduanya sebagai pelatih, Juli 2013 - Desember 2015, Mourinho memberikan trofi Premier League 2015 dan Carabao Cup 2015.

4 dari 5 halaman

Pelatih Terbaik hingga Terburuk Chelsea dalam Rataan Poin sejak 2000

Jose Mourinho
Reaksi Jose Mourinho saat mencium medali di depan trofi juara Premier League 2014/2015, di Stadion Stamford Bridge (24/5/2015). Mourinho harus merasakan diberhentikan Chelsea untuk kali kedua setelah membawa timnya berada di peringkat 16 Premiership 2015-
  • 1. Guus Hiddik Februari 2009 - Juni 2009: 22 Laga, 2,41 Poin per Pertandingan
  • 2. Jose Mourinho Juli 2004 - September 2007: 184 Laga, 2,23 Poin per Pertandingan
  • 3. Avram Grant September 2007 - Mei 2008: 54 Laga, 2,22 Poin per Pertandingan
  • 4. Antonio Conte Juli 2016 - Juli 2018: 106 Laga, 2,12 Poin per Pertandingan
  • 5. Maurizio Sarri Juli 2018 - Juni 2019: 63 Laga, 2,08 Poin per Pertandingan
  • 6. Carlo Ancelotti Juli 2009 - Mei 2011: 109 Laga, 2,03 Poin per Pertandingan
  • 7. Jose Mourinho Juli 2013 - Desember 2015: 136 Laga, 1,96 Poin per Pertandingan
  • 8. Roberto Di Matteo Maret 2012 - November 2012: 42 Laga, 197 Poin per Pertandingan
  • 9. Rafael Benitez November 2012 - Juni 2013: 48 Laga, 1,96 Poin per Pertandingan
  • 10. Luiz Felipe Scolari Juli 2008 - Februari 2009: 36 Laga, 1,94 Poin per Pertandingan
  • 11. Claudio Ranieri September 2000 - Juni 2004: 199 Laga, 1,84 Poin per Pertandingan
  • 12. Andre Villas-Boas Juli 2011 - Maret 2012: 40 Laga, 1,75 Poin per Pertandingan
  • 13. Frank Lampard Juli 2019 - Januari 2021: 84 Laga, 1,75 Poin per Pertandingan
  • 14. Guus Hiddink Desember 2015 - Juni 2016: 27 Laga, 1,52 Poin per Pertandingan

Sumber: Transfermarkt

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓